Untuk pertama kalinya, upacara pembukaan Olimpiade digelar di luar stadion, yakni sepanjang Sungai Seine, Paris. Foto: .paris2024.org
PARIS, (ERAKINI) - Pesta olahraga terbesar di dunia, Olimpiade Paris 2024, akan resmi dibuka Sabtu (27/7/2024) pukul 00.30 WIB. Uniknya, untuk pertama kalinya upacara pembukaan Olimpiade digelar di luar stadion, yakni sepanjang Sungai Seine.
Sungai Seine yang berasal dari kata Sequanus dalam bahasa Latin, merupakan sungai utama di Prancis bagian barat laut. Sungai ini salah satu jalur lalu lintas air komersial dan juga menjadi destinasi wisata di Kota Paris.
Upacara pembukaanOlimpiade Paris 2024 ini dipastikan meriah dan spektakuler. Ratusan perahu siap berlayar untuk mengarak para atlet dan kontigen peserta Olimpiade dari lima benua.
Meskipun 98% perahu yang akan mengikuti upacara pembukaan berasal dari perusahaan lokal Paris, panitia Olimpiade Paris 2024 juga mendapat dukungan dari Batorama, perusahaan perahu wisata Prancis terkemuka di luar Paris.
Terletak di Strasbourg, Batorama mengangkut hampir 800.000 pengunjung setiap tahunnya untuk menemukan situs-situs yang wajib dikunjungi di ibu kota Alsatian seperti kawasan simbolis Petite France atau institusi-institusi Eropa.
Dengan pengalamannya, Batorama mengambil bagian dengan empat perahunya untuk bergabung dalam proyek kolektif yang menjanjikan pertunjukan hebat ini
“Di luar kisah bahari dan atletik, ini adalah kisah tentang semangat bersama. Suatu kehormatan bagi Batorama untuk bergabung dengan armada upacara pembukaan pertama Olimpiade musim panas di luar stadion. Bagi kami, ini merupakan janji momen tak terlupakan dalam suasana simbolis yang menyatukan kita semua, sungai," ujar General Manager Batorama Isabelle dikutip dari laman paris2024.org.
Konsep pembukaan Olimpiade Paris 2024 tergolong ambisius. Perahu-perahu tersebut akan berkelok-kelok sepanjang 6 kilometer di Sungai Seine antara jembatan Austerlitz dan Iéna. Sepanjang perjalanan, para atlet akan disuguhi pemandangan simbolis ibu kota dengan latar belakang sungai dan monumen bersejarah yang memukau penonton.
“Pada tanggal 26 Juli 2024, lebih dari satu miliar penonton akan diarahkan ke Paris. Tanpa pemilik perahu, proyek ambisius upacara di Sungai Seine ini tidak akan mungkin terwujud," ujar Presiden Panitia Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 Tony Estanguet.
Tidak diragukan lagi, ini adalah pertunjukkan paling spektakuler yang akan terus dikenang para atlet. "Kami sangat senang dan bersyukur dapat mengandalkan mereka untuk mewujudkan penyelenggaraan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menarik ini, dan kami berharap upacara terbesar dalam sejarah Olimpiade bisa terwujud,” tutup Tony Estanguet.
Upacara pembukaanOlimpiade Paris 2024 yang berlangsung di luar stadion ini memang memicu kekhawatiran dari sisi keamanan. Untuk itu, puluhan ribu petugas gabungan diterjunkan mengamankan upacara pembukaan itu. Sebanyak 45.000 polisi dan petugas paramiliter akan bergabung bersama dengan 10.000 tentara dan 20.000 penjaga keamanan swasta.
Pasukan keamanan Prancis akan berada di atas air, di atap rumah, dan mengoperasikan kamera yang dilengkapi AI (kecerdasan buatan) untuk mengamankan pusat kota Paris selama upacara pembukaan pesta olahraga terbesar di dunia itu.
"Upacara pembukaan ini adalah hal paling luar biasa yang dapat dilakukan suatu negara," kata Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, dikutip dari AFP.
Konsep Sungai Seine untuk upacara pembukaan pada awalnya ditentang oleh beberapa pejabat senior keamanan. Kriminolog Prancis Alain Bauer menilai hal ini sebagai "kegilaan kriminal'. Sehingga rencana awal untuk menghadirkan hingga satu juta penonton di tepi sungai, telah dikurangi.