Duel panas akan tersaji saat PSG menjamu AS Monaco pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions Eropa, Kamis (26/2/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Foto: Dok PSG
PARIS, (ERAKINI) – Duel panas akan tersaji saat Paris Saint-Germain (PSG) menjamu AS Monaco pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions Eropa, di Parc des Princes, Kamis (26/2/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
Les Parisiens, julukan PSG, hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar, yang akan menjadi pencapaian ke-14 tim Ibu Kota Prancis secara beruntun di kompetisi elite Eropa. Sementara itu, Monaco datang dengan satu target jelas, yakni menang.
Pada pertemuan pertama di Stade Louis II pekan lalu, laga berjalan di luar dugaan. The Rock, julukan Monaco, tampil mengejutkan dengan mencetak gol cepat pada menit pertama, lalu menggandakan keunggulan kurang dari 20 menit berselang.
Situasi semakin sulit bagi PSG setelah penalti Vitinha berhasil ditepis kiper Monaco, Philipp Kohn. Namun mentalitas juara kembali diperlihatkan pasukan Luis Enrique.
Gol Desire Doue jelang menit ke-30 membuka momentum kebangkitan. Achraf Hakimi kemudian menyamakan skor sebelum turun minum. Pada babak kedua, kartu merah Aleksandr Golovin menjadi titik balik.
PSG memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan memastikan kemenangan 3-2 lewat gol kedua Doue. Kemenangan tersebut menandai pertama kalinya abad ini PSG mampu memenangi laga fase gugur Liga Champions setelah sempat tertinggal dua gol.
PSG Sedang Percaya Diri
Secara performa, PSG tengah berada dalam tren positif. Mereka mencatat empat kemenangan beruntun di fase gugur Liga Champions, termasuk dua laga kandang terakhir.
Jika kembali menang, PSG akan memenangi tujuh dari delapan duel dua leg terakhir mereka di kompetisi ini. Tiga dari empat leg kedua terakhir juga sukses mereka amankan.
Di Parc des Princes, performa PSG juga kian solid. Mereka tidak terkalahkan dalam delapan dari sembilan laga kompetitif terakhir. Bahkan, dua laga terakhir di Paris dimenangi dengan agregat mencolok 8-0.
Dominasi atas Monaco di ibu kota Prancis juga cukup jelas. PSG tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir kontra klub Principality tersebut di Paris, serta belum pernah kalah dalam laga gugur satu pertandingan melawan Monaco sepanjang abad ini.
Monaco dalam Tekanan
Bagi Monaco, situasi ini bukan hal baru, yakni wajib menang untuk bertahan di Liga Champions. Namun catatan mereka kurang menggembirakan. Monaco tersingkir dalam tiga duel dua leg terakhir di kompetisi ini dan belum pernah mencapai babak 16 besar sejak musim 2016-17, ketika Kylian Mbappe muda membawa mereka hingga semifinal.
Meski demikian, tim asuhan Sebastien Pocognoli memiliki modal kebangkitan. Mereka memenangi dua dari tiga laga terakhir melawan sesama klub Prancis, termasuk comeback impresif saat menundukkan Lens 3-2 akhir pekan lalu.
Terakhir kali Monaco berhasil membalikkan kekalahan leg pertama di fase gugur Liga Champions terjadi pada 2017. Saat itu, Monaco menghapus defisit 5-3 dari Manchester City dengan kemenangan 3-1 di leg kedua dan lolos lewat aturan gol tandang.
Akan tetapi, performa tandang musim ini menjadi pekerjaan rumah besar. Hanya satu dari lima laga kompetitif terakhir di luar Principality berakhir dengan kemenangan. Di Liga Champions, mereka sudah kebobolan total 12 gol dalam empat laga tandang musim ini.
Monaco juga belum pernah lagi menang di Parc des Princes dalam hampir satu dekade. Kemenangan terakhir mereka di sana terjadi pada Maret 2016 dengan skor 2-0 di ajang Ligue 1.
Fakta dalam Angka
1: Kekalahan di leg pertama menjadi yang pertama dalam sejarah Monaco di kompetisi Eropa setelah sempat unggul dua gol. Sebelumnya, mereka tak terkalahkan dalam 39 laga Eropa saat sudah memimpin dua gol, sejak hasil imbang 2-2 melawan Feyenoord pada April 1992.
5: PSG memenangi lima dari tujuh pertemuan terakhir melawan Monaco di semua kompetisi, dengan satu imbang dan satu kalah.
6:Desire Doue tengah tajam dengan enam gol dalam enam penampilan terakhirnya di Liga Champions bersama PSG. Di kubu lawan, Folarin Balogun mencetak lima gol dalam enam laga terakhirnya di kompetisi yang sama.
Dengan keunggulan agregat, rekor kandang impresif, dan tren performa yang solid, PSG jelas lebih diunggulkan. Namun Monaco memiliki sejarah menciptakan kejutan di Eropa. Segalanya akan ditentukan dalam 90 menit panas di Parc des Princes.