Dua raksasa Premier League, Tottenham Hotspur vs Manchester United, akan bentrok dalam final Liga Europa 2025 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5) dini hari pukul 02.00 WIB. Foto: UEFA.com
JAKARTA, (ERAKINI) - Dua raksasa Premier League, Tottenham Hotspur vs Manchester United (MU), akan bentrok dalam final Liga Europa 2025 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5) dini hari pukul 02.00 WIB. Ini duel sesama klub Inggris yang sedang sama-sama pesakitan di liga domestik sehingga laga ini menjadi pertarungan terakhir penyelamat musim.
Tottenham datang dengan tekad kuat mengakhiri puasa gelar Eropa yang telah berlangsung lebih dari empat dekade. Terakhir kali Spurs mengangkat trofi kontinental adalah pada tahun 1984.
Kini di bawah asuhan Ange Postecoglou, Spurs tampil konsisten, dan bahkan tiga kali mengalahkan Manchester United musim ini, yakni dua di liga dan satu di Piala Liga.
Meski demikian, Postecoglou tetap meminta timnya tidak terlena dengan rekor tersebut. Postecoglou menilai pertemuan dengan United kali ini berbeda, karena tampil di partai final.
"Mungkin karena ini final, catatan-catatan itu tidak penting. Jika mereka kalah dalam ketiga pertandingan, pasti karena tekanan tidak bisa mengalahkan mereka," ungkap Postecoglou dikutip dari laman klub.
Pelatih berkebangsaan Australia itu mengaku sudah beberapa kali berada dalam situasi seperti ini.Ia juga cukup paham dengan atmosfer yang akan terjadi.
"Jika Anda mempersiapkan diri dan bermain dengan potensi yang Anda miliki, maka itu memberi kesempatan pada diri Anda. Dalam final yang besar dan penting, semua diputuskan hari itu," pungkasnya.
Manchester United memang tidak bisa dipandang sebelah mata di laga ini. Meski tampil inkonsisten di Liga Inggris, skuad asuhan Ruben Amorim tampil mengeringan di pentas Eropa, dimana tak terkalahkan hingga mencapai final. Setan Merah bahkan menyingkirkan Athletic Bilbao di semifinal dengan kemenangan meyakinkan.
“Bagi saya, ini bukan soal masa depan pribadi, tapi kemenangan Eropa sangat penting. Walaupun tidak mengubah total musim kami, itu bisa menjadi dorongan besar membangun masa depan,” ujar Amorim jelang pertandingan, dikutip dari laman resmi klub.
Amorim juga mengakui bahwa musim ini jauh dari penampilan ideal bagi Manchester United. Namun, sebuah trofi Eropa bisa menjadi pengobat luka sekaligus titik awal membangun masa depan yang lebih baik.
“Saya punya rasa tanggung jawab besar sebagai pelatih United. Musim ini membuat frustrasi, jadi saya ingin sekali membawa pulang trofi. Kami ingin memberikan sesuatu untuk klub, untuk fans, untuk staf, untuk semua orang,” kata pelatih asal Portugal itu.
Skuad Pemain dan Kondisi Tim
Tottenham diprediksi tampil dengan formasi menyerang. Richarlison kemungkinan menjadi starter menggantikan Son Heung-min yang baru pulih dari cedera. Sementara absennya Maddison dan Kulusevski membuat sektor tengah kehilangan kreativitas.
Di kubu United, pemain muda Leny Yoro dan Matthijs de Ligt yang sempat cedera kemungkinan akan tetap dipasang di lini belakang. Trio Casemiro, Ugarte, dan Fernandes akan menjadi tumpuan di lini tengah, sementara Amad Diallo dan Rasmus Hojlund akan memimpin lini depan.
Tottenham datang ke final ini dengan catatan dua kekalahan beruntun di liga, namun hal itu tak mengurangi semangat mereka untuk mengejar gelar. “Saya datang ke klub ini dengan misi membangun ulang tim dan membawa trofi. Sekarang kami punya peluang itu,” ujar Postecoglou.
Sementara itu, Manchester United menutup musim domestik dengan kekalahan dari Chelsea, tetapi fokus penuh kini diarahkan ke final ini. “Kami tahu gelar Eropa bisa jadi pijakan penting untuk membangun masa depan klub,” kata Amorim.
Bagi kedua tim, laga ini bukan sekadar perebutan gelar. Ini adalah kesempatan untuk menyelamatkan musim dan membangun momentum positif ke depan.
Tottenham mengincar trofi Eropa pertamanya sejak 1984, sementara Manchester United berharap mengulang kesuksesan 2017 sekaligus menebus kekalahan memalukan di final 2021. Laga ini juga akan menjadi tiket kedua tim lolos langsung ke Liga Champions musim depan.