Bagi masyarakat Indonesia, sosok Letexier mungkin tak asing lagi. Letexier dianggap turut "menggagalkan" langkah Timnas Indonesia U-23 lolos ke Olimpiade Paris 2024. Letexier merupakan wasit pertandingan Indonesia vs Guinea pada playoff Olimpiade 2024 di INF Clairefontaine, Prancis, 9 Mei 2024 lalu.
Pada laga itu Letexier menghadiahkan dua penalti kontroversial kepada Guinea. Kontroversi pertama saat Letexier menghadiahkan penalti untuk Guinea setelah Witan Sulaeman melakukan pelanggaran yang terjadi di luar kotak penalti. Penalti ini pun dikonversi jadi gol oleh gelandang Guinea, Ilaix Moriba.
Letexier kembali memberikan penalti kepada Guinea saat Alfeandra Dewangga melakukan tekel yang mengenai bola ketika berebut bola dengan Algassime Bah.
Letexier juga memberikan kartu merah dan mengusir pelatih Shin Tae Yong yang melakukan protes keras karena tidak puas dengan kinerja wasit asal Prancis itu.
Dikutip dari laman resmi UEFA Euro 2024, Jumat (12/7/2024), wasit asal Prancis berusia 35 tahun itu sudah menjadi wasit internasional sejak 2017. Ia telah memimpin 65 pertandingan resmi UEFA sepanjang kariernya.
Pada turnamen Piala Eropa tahun ini, ia memimpin tiga pertandingan, termasuk pertandingan babak 16 besar Spanyol-Georgia dan dua pertandingan penyisihan grup antara Denmark-Serbia dan Kroasia-Albania. François Letexier juga bertindak sebagai ofisial keempat pada pertandingan pembuka Jerman-Skotlandia di Munich.
Musim lalu, Letexier memimpin sepuluh pertandingan kompetisi klub UEFA di Liga Champions dan Liga Eropa, serta menjadi wasit keempat di final Liga Champions 2024 antara Borussia Dortmund dan Real Madrid di Wembley.
Ia juga pernah menjadi wasit Piala Super UEFA 2023 antara Manchester City FC dan Sevilla FC di Piraeus, Yunani. Dalam memimpin laga Spanyol vs Inggris, François Letexier akan ditemani asisten Cyril Mugnier dan Mehdi Rahmouni (Prancis). Sementara Szymon Marciniak (Polandia) akan menjadi ofisial keempat.
Penjaga video asisten wasit (VAR) dipercayakan kepada Jérome Brisard (Prancis), dibantu Willy Delajod (Prancis) dan didukung oleh Massimiliano Irrati (Italia). Tomasz Listkiewicz (Polandia) melengkapi susunan sebagai asisten wasit cadangan.