Pemain muda Willian Estevao menjadi pahlawan Chelsea setelah mencetak gol di masa tambahan waktu yang membawa The Blues menang dramatis 2-1 atas Liverpool,Minggu (4/10/2025) dini hari. Foto: Premier League
LONDON, (ERAKINI) – Pemain muda Willian Estevao menjadi pahlawan Chelsea setelah mencetak gol di masa tambahan waktu yang membawa The Blues menang dramatis 2-1 atas juara bertahan Liga Inggris, Liverpool, di Stamford Bridge, Minggu (4/10/2025) dini hari. Hasil ini membuat tim asuhan Arne Slot menelan kekalahan ketiga beruntun di semua kompetisi dan kehilangan posisi puncak klasemen.
Liverpool datang ke Stamford Bridge dengan ambisi besar untuk merebut kembali posisi teratas klasemen yang lebih dulu direbut Arsenal usai menang 2-0 atas West Ham United di laga sebelumnya.
Namun, performa mereka yang menurun belakangan ini kembali terlihat. Moises Caicedo membuka keunggulan Chelsea pada menit ke-14 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung penjaga gawang debutan Giorgi Mamardashvili, yang menggantikan Alisson Becker yang cedera.
Lima menit berselang, Liverpool nyaris menyamakan kedudukan, tapi tembakan Dominik Szoboszlai berhasil diblok Benoit Badiashile. Chelsea bahkan hampir menambah keunggulan ketika sepakan Alejandro Garnacho membentur tiang gawang.
Babak kedua baru berjalan beberapa detik ketika pemain pengganti Florian Wirtz mengirim umpan matang kepada Mohamed Salah, namun tembakannya dari jarak dekat justru melebar.
Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-63 melalui Cody Gakpo, yang memanfaatkan sentuhan manis Alexander Isak di kotak penalti.
Setelah itu, laga berlangsung terbuka. Enzo Fernandez hampir membawa Chelsea unggul kembali, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang. Ketika laga tampak akan berakhir imbang, drama terjadi di masa tambahan waktu.
Pada menit ke-95, Fernandez mengirim bola ke Marc Cucurella, yang meneruskan dengan umpan silang rendah ke tengah kotak penalti. Estevao, pemain berusia 18 tahun, sigap menyambutnya dan menyontek bola ke gawang untuk memastikan kemenangan Chelsea 2-1.
Didera Cedera Pemain
Dikutip dari laman resmi Premier League, kemenangan ini menjadi bukti kerja keras pelatih Enzo Maresca yang mampu membawa timnya tampil solid meski diterpa badai cedera.
Beberapa pemain utama seperti Cole Palmer, Wesley Fofana, Tosin Adarabioyo, dan Levi Colwill absen dalam laga ini. Petaka bertambah di babak kedua ketika Badiashile dan Josh Acheampong juga harus ditarik keluar akibat cedera.
Kondisi itu membuat Maresca terpaksa memasang Reece James berduet dengan Jorrel Hato di jantung pertahanan pada sepertiga akhir pertandingan. Meski dengan susunan darurat, Chelsea tetap mampu tampil tenang dan akhirnya meraih kemenangan krusial.
Maresca yang terlalu bersemangat saat merayakan gol kemenangan Estevao bahkan mendapat kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan. Ia pun dipastikan absen mendampingi tim saat bertandang ke markas Nottingham Forest pada 18 Oktober mendatang.
Meski begitu, sang pelatih asal Italia mengaku sangat bangga dengan perjuangan timnya. “Liverpool sudah sering menang lewat gol di masa tambahan waktu musim ini, tapi kali ini giliran kami. Sepak bola kadang memberi, kadang mengambil. Kami sangat bahagia bisa mencetak gol itu dan menang melawan tim hebat,” ujarnya seusai laga.
Bagi Liverpool, kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka. Dari semua laga Liga Inggris musim ini, hanya satu pertandingan yang tidak berakhir dengan gol telat. Ironisnya, dua kekalahan terakhir mereka datang karena gol di masa tambahan waktu.
Pekan lalu, Eddie Nketiah menjadi mimpi buruk Liverpool lewat gol menit ke-97 untuk Crystal Palace, dan kini Estevao melakukan hal yang sama dua menit lebih cepat. Liverpool juga keok 0-1 di Liga Champions kontra Galatasaray tengah pekan lalu.
Permainan The Reds terlihat tidak stabil sepanjang laga. Mohamed Salah jarang mendapatkan ruang dan hanya sesekali menebar ancaman. Arne Slot mencoba berbagai perubahan taktis dengan memasukkan Florian Wirtz di awal babak kedua serta menarik keluar Ibrahima Konaté untuk menggeser Ryan Gravenberch ke posisi bek tengah, namun langkah itu gagal membawa hasil.
Slot mengakui timnya kalah efisien di laga ini. “Kedua tim bermain sangat baik. Sayangnya, satu-satunya peluang mereka di babak pertama langsung berbuah gol ke pojok atas. Kami punya beberapa peluang bagus, tapi gagal memanfaatkannya. Laga berjalan terbuka, tapi kami lengah di menit akhir,” katanya.
Liverpool kini turun ke posisi kedua klasemen sementara dengan 18 poin, tertinggal satu angka dari Arsenal. Setelah jeda internasional, mereka akan menjamu Manchester United di Anfield , laga yang bisa menjadi titik balik penting bagi Slot dan anak asuhnya.
Statistik dan Fakta Menarik:
1. Chelsea kini tidak terkalahkan dalam lima laga kandang terakhir di Premier League melawan Liverpool (menang 2, seri 3), rekor terbaik mereka atas The Reds sejak 1991–2003 (13 laga tanpa kalah).
2. Liverpool mencatat empat kekalahan tandang beruntun ke klub-klub London, rekor terburuk mereka di ibu kota sejak 2009–2010.
3. Laga ini menjadi yang pertama di musim 2025/26 di mana kedua manajer sama-sama mendapat kartu, dengan Maresca bahkan diusir dari lapangan.
4. Arne Slot mengalami tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihannya.