Liverpool dan Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi laga penentuan pada leg kedua perempat final Liga Champions Eropa, Rabu (15/4/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Foto: Dok Liverpool
JAKARTA, (ERAKINI) –Liverpool dan Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi laga penentuan pada leg kedua perempat final Liga Champions Eropa, Rabu (15/4/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Duel hidup mati ini dapat disaksikan secara live streming melalui .
Bermain di Anfield, The Reds wajib membalikkan ketertinggalan agregat 0-2 dari leg pertama di Paris jika ingin lolos ke semifinal. Pemenang laga ini akan menandatang Bayern Munich atau Real Madrid.
Atmosfer Anfield diyakini kembali menjadi senjata utama Liverpool. Namun, misi ini jelas tidak mudah. Selain harus mencetak minimal dua gol untuk menyamakan agregat, Liverpool juga wajib mewaspadai ketajaman PSG yang tampil produktif sepanjang musim ini.
Secara statistik, duel kedua tim terbilang cukup berimbang. Dari tujuh pertemuan di kompetisi Eropa, Liverpool meraih tiga kemenangan, sementara PSG unggul tipis dengan empat kemenangan.
Meski demikian, catatan fase gugur tidak berpihak kepada The Reds, yang selalu tersingkir dalam dua pertemuan sebelumnya melawan klub asal Paris tersebut.
Hanya, di Anfield Liverpool punya rekor impresif saat menghadapi tim-tim Prancis. Dari 18 pertandingan, The Reds mampu meraih 14 kemenangan, hanya kalah tiga kali, dan sekali imbang. Catatan ini menjadi modal penting bagi pasukan Arne Slot untuk mencoba melakukan comeback.
Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa membalikkan defisit dua gol bukan perkara mudah. Liverpool hanya dua kali berhasil melakukannya dalam 13 kesempatan di kompetisi Eropa, termasuk comeback legendaris saat menghadapi Barcelona pada 2019.
Dari segi performa musim ini, PSG tampil lebih tajam. Klub asal Prancis itu sudah mencetak 36 gol dari 13 pertandingan Liga Champions, unggul jauh dari Liverpool yang mengoleksi 24 gol dari 11 laga. Meski begitu, akurasi tembakan Liverpool sedikit lebih baik, dengan persentase 57 persen dibandingkan 53 persen milik PSG.
Di sisi lain, lini belakang Liverpool cukup solid. Mereka mencatat 12 clean sheet dalam 22 laga Eropa terakhir, termasuk lima musim ini. Konsistensi juga terlihat dari sosok Virgil van Dijk yang selalu bermain penuh di Liga Champions musim ini, bersama Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai yang tak pernah absen.
Menariknya, Liverpool juga memiliki mentalitas kuat saat unggul lebih dulu. Mereka memenangkan 24 dari 29 pertandingan musim ini ketika berhasil mencetak gol pembuka. Artinya, gol cepat bisa menjadi kunci untuk membuka peluang comeback di Anfield.
Sementara itu, PSG datang dengan ambisi besar untuk mempertahankan gelar. Jika berhasil, PSG akan menjadi klub kesembilan dalam sejarah yang mampu back-to-back juara Liga Champions, mengikuti jejak raksasa, seperti Real Madrid dan AC Milan.
Pertandingan ini dipastikan berjalan sengit. Liverpool mengandalkan magis Anfield dan semangat comeback. Sementara PSG membawa kepercayaan diri sebagai juara bertahan dengan lini serang yang mematikan.