Mikel Arteta membidik sejarah bersama Arsenal, yakni lolos beruntun ke semifinal Liga Champions, saat menjamu Sporting pada leg kedua perempat final, Kamis (16/4/2026) dini hari. Foto: Arsenal FC
Arsenal membawa modal kemenangan agregat 1-0 setelah gol telat Kai Havertz di leg pertama di Portugal pekan lalu. Bermain di kandang, The Gunners berpeluang mencatatkan sejarah dengan lolos ke semifinal secara beruntun.
Arteta menyebut timnya tengah berada dalam momen penting, sekaligus menghadapi tantangan besar baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
“Apa yang kami coba capai itu sulit, menantang, dan tidak selalu berjalan mulus—dan memang seharusnya seperti itu,” ujar Arteta dalam konferensi pers jelang pertandingan, dilansir laman resmi klub.
Menurutnya, Arsenal kini mencoba menorehkan pencapaian yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah klub.
“Kami sedang mencoba melakukan sesuatu di kompetisi ini yang belum pernah dilakukan dalam 140 tahun sejarah klub. Ini baru kedua kalinya kami mencapai perempat final Liga Champions tiga musim berturut-turut, jadi kami sangat menghargai posisi ini,” lanjutnya.
Selain Liga Champions, Arsenal juga masih bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris. Arteta menilai situasi tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi besar bagi timnya.
“Kami punya peluang untuk ke semifinal. Kami juga bersaing memenangi Liga Premier dan berada dalam posisi kuat setelah 22 tahun. Kami tahu itu sulit, tapi di situlah keindahannya,” tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga menekankan pentingnya mentalitas tanpa rasa takut dalam menghadapi laga krusial ini. “Tanpa rasa takut, itulah yang ingin saya lihat dari para pemain dan semua orang. Peluang ini luar biasa. Kami harus menghadapinya dan memberikan segalanya,” kata Arteta.
Ia menambahkan, keberhasilan tim bukan hanya untuk pemain dan staf, tetapi juga untuk para pendukung yang telah setia mendukung perjalanan klub. “Saya ingin menuntaskannya untuk semua orang yang telah bersama kami dalam perjalanan ini. Mereka pantas mendapatkannya,” ujarnya.
Kondisi Rice, Saka, dan Timber Diragukan
Di sisi lain, Arteta punya kabar buruk jelang laga krusial ini. Sejumlah pemain kunci seperti Declan Rice, Bukayo Saka, dan Jurrien Timber, masih diragukan.
Ketiganya absen dalam sesi latihan terbuka jelang pertandingan, bersama Martin Odegaard dan Riccardo Calafiori. “Kami harus menunggu sampai besok pagi untuk melihat kondisi beberapa pemain dan mengambil keputusan yang tepat,” sebut Arteta.
Khusus untuk Declan Rice, Arteta menyebut sang gelandang masih belum bisa dipastikan tampil. “Dia belum bisa berlatih. Dia sudah memainkan banyak pertandingan dan itu menjadi bagian dari masalahnya. Tapi dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa bermain,” jelasnya.
Sementara itu, Bukayo Saka diketahui masih dalam proses pemulihan cedera Achilles yang sudah cukup lama ia rasakan. Adapun peluang tampil Saka dan Timber masih belum pasti. “Mungkin salah satu dari mereka bisa tampil, kita lihat saja nanti,” kata Arteta.
Waspadai Perlawanan Sporting
Meski unggul agregat, Arteta menegaskan timnya tidak boleh lengah. Ia menilai Sporting CP tetap menjadi lawan berbahaya dengan gaya bermain dominan.
“Mereka selalu berusaha menjadi tim yang dominan, baik lewat pressing maupun penguasaan bola. Seiring berjalannya pertandingan, mereka bisa menyesuaikan pendekatan,” tegasnya.
Namun, Arteta memastikan Arsenal siap menghadapi berbagai skenario demi mengamankan kemenangan dan melangkah ke semifinal.
“Kami siap dengan perubahan yang mereka lakukan dan akan bermain dengan cara apa pun yang diperlukan untuk memenangkan pertandingan,” tukasnya.