Nasional
| 25 Maret 2026 - 21:20 WIB
Polda Metro Jaya merilis dua inisial terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Puspom menahan empat personel intel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dahnil menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku teror di Indonesia dan mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku di balik insiden tersebut.
GNB menyebut serangan tersebut menyebabkan Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, terutama pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata.