Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (2/3/2026) pagi dibuka menguat tipis, meski ketegangan di Timur Tengah terus memicu kekhawatiran global.
Pada awal perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 328 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp250 miliar. Adapun frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 37.000 kali, dengan kapitalisasi pasar (market cap) mencapai Rp14,5 triliun.
Pergerakan pasar didominasi tekanan jual. Sebanyak 405 saham melemah, sementara 189 saham menguat dan 364 saham bergerak stagnan.
Tekanan jual kian deras. IHSG bahkan sempat anjlok lebih dalam hingga 3,51 persen.
Mayoritas saham yang masuk daftar MSCI ditutup menguat pada perdagangan hari ini. DSSA naik 20 persen, CUAN naik 7,2 persen, dan AADI naik 2,8 persen.
Bursa Efek Indonesa menjawab kabar IHSG merosot hingga ke angka 5.000