Sangat mengenaskan, ada lebih dari 3.500 anak di bawah usia 5 tahun menghadapi kematian yang mengancam karena kelaparan, menurut Kantor Media Pemerintah Gaza (GMO).
Israel memanggil puluhan ribu tentara cadangan untuk memperluas serangan di Gaza.
Kejam! Blokade yang dilakukan Israel membuat kelaparan dan kekurangan gizi di Gaza meningkat.
Kondisi Gaza, Palestina, semakin memilukan. Ribuan orang kini menghadapi kelaparan parah akibat blokade total Israel yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir.
Keji! Israel sudah memblokade Gaza secara total selama 60 hari. Di Gaza tak ada makanan, air dan pasokan medis diizinkan masuk sejak 2 Maret 2025.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyebut bahwa solusi 2 negara anatara Israel dengan Palestina berisiko memudar.
Israel bersikeras melucuti senjata Hamas sebagai prasyarat penerimaannya terhadap usulan Mesir untuk gencatan senjata selama 6 bulan di Gaza.
Sebanyak 51 warga Palestina tewas akibat serangan terbaru Israel, menurut pihak Rumah sakit di Jalur Gaza yang menerima puluhan jenazah tersebut selama 24 jam terakhir.
Hamas menyatakan terbuka untuk mengakhiri perang di Gaza dengan Israel, akan membebaskan semua sandera dan mengamankan gencatan senjata selama 5 tahun.
Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di sebuah rumah di utara wilayah Palestina sebanyak 23 orang.
Pejabat Palestina telah mengumumkan pembentukan wakil presiden di bawah Mahmoud Abbas. Harapannya, siapa pun yang memegang jabatan tersebut akan menjadi calon terdepan untuk mengganti Abbas.
Total warga Palestina di Gaza yang tewas akibat serangan Israel nyaris tembus 2.000 orang sejak Israel mengakhiri gencatan senjata dengan Hamas pada 18 Maret 2025.
Hamas mengecam pernyataan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menyatakan bahwa menahan tawanan memberi Israel pembenaran atas serangannya terhadap Gaza.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa menahan tawanan memberi Israel pembenaran atas serangannya terhadap Gaza.
Serangan Israel di Jalur Gaza kembali menewaskan sedikitnya 28 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, hari ini, Kamis (24/4/2025).