PBB mengatakan bahwa bantuan yang masuk ke Gaza tak bisa sampai ke warga Palestina karena jalur sangat tidak aman.
Kejam! Korban di Gaza bertambah lagi. Sebanyak 82 orang tewas diserang Israel di tengah kemarahan Internasional, dan bantuan tak sampai ke warga Palestina.
Sedikitnya 130 warga Palestina di Gaza dalam semalam akibat serangan Israel, menurut pejabat kesehatan setempat pada hari Minggu (18/5/2025).
120 orang tewas pada hari Kamis (15/5/2025) dalam serangan bom Israel di Gaza yang diblokade.
Presiden AS Donald Trump punya akal bulus baru untuk menguasai Jalur Gaza. Ia menawarkan Jalur Gaza dijadikan zona kebebasan yang berada di bawah pengawasan AS.
Badan Amal Medis MSF menyebut bahwa Israel menciptakan kondisi yang memungkinkan pemusnahan nyawa warga Palestina di Gaza.
Ketua DPR RI Puan Maharani dinobatkan sebagai Presiden Uni Parlemen Negara Anggota OKI atau Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), Rabu (14/5/2025).
Israel kembali gempur Gaza dan mengebom sekolah yang diubah menjadi tempat perlindungan hingga menewaskan sedikitnya 15 orang.
Dubes AS untuk Israel, Mike Huckabee menyampaikan, sebuah mekanisme yang didukung AS untuk mendistribusikan bantuan ke Gaza akan segera berlaku. Israel tak dilibatkan.
Presiden Palestina Mahmud Abbas bersama dengan umat Kristen di Gaza dan pimpinan Hamas menyerukan kepada Paus Leo XIV untuk meneruskan upaya perdamaian pendahulunya, Fransiskus.
Seorang pejabat senior AS disebut-sebut telah memperingatkan bahwa Washington dapat melanjutkan kesepakatannya dengan Arab Saudi tanpa keterlibatan Israel, kecuali Israel mengubah arah, menurut media Israel.
Arab Saudi telah menolak mentah-mentah rencana Israel untuk memperluas operasi militernya di Gaza dan merebut kendali atas wilayah tersebut.
Israel telah memblokade semua pintu masuk ke Jalur Gaza sejak Maret 2025. Kini, warga Palestina sampai mengais-ngais barang yang tersisa di gudang-gudang.
Pejabat senior Hamas Basem Naim mengatakan, tidak ada gunanya berunding gencatan senjata baru dengan Israel jika perang kelaparan dan perang pemusnahan terus berlanjut di Gaza.
Israel merobohkan puluhan bangunan milik warga Palestina, termasuk rumah-rumah, di kota-kota Tepi Barat yang dihuni pada hari Senin (5/5/2025).