Ngeri! 2,3 juta warga Gaza menghadapi kelaparan dahsyat. PBB menyebut bahwa Gaza adalah tempat paling lapar di Bumi.
PBB menyebut, pemblokiran bantuan pangan oleh Israel untuk warga Palestina yang kelaparan di Gaza dalam upaya untuk memindahkan penduduk secara paksa merupakan kejahatan perang.
Kekacauan kembali meletus saat puluhan ribu warga Palestina yang putus asa di Jalur Gaza mencoba mengumpulkan makanan dari lokasi distribusi bantuan.
Amerika Serikat (AS) mengusulkan gencatan senjata selama 60 hari di Gaza dan pembebasan sandera Israel sekaligus tahanan Palestina.
Hamas menolak proposal gencatan senjata terbaru yang diajukan Amerika Serikat dan telah disetujui Israel. Pejabat senior Hamas menilai proposal tersebut hanya akan memperburuk situasi.
Ribuan warga Palestina menyerbu gudang bantuan di Gaza di tengah krisis kelaparan yang parah.
Kelompok bantuan yang didukung AS disebut telah memulai operasi di Gaza, namun PBB menyebut bahwa pihaknya tak ada informasi soal kebenaran pengiriman tersebut.
Sumber Hamas mengatakan bahwa pihaknya telah menerima proposal gencatan senjata Gaza yang diajukan para mediator. Isinya melibatkan pembebasan 10 sandera dan gencatan senjata 70 hari.
Tiba-tiba, pimpinan kelompok bantuan kontroversial untuk Gaza yang didukung Amerika Serikat (AS) mundur.
Spanyol mengundang negara-negara Eropa dan Arab untuk melakukan tekanan dan desakan terhadap Israel agar mengakhiri serangan di Gaza.
Total korban tewas akibat perang Israel di Gaza tembus 53.939 orang yang merupakan warga Palestina, 122.797 lainnya luka-luka.
Serangan militer Israel kembali menewaskan sedikitnya 76 warga di seluruh Jalur Gaza. PBB menyebut agresi militer Israel telah memasuki fase paling kejam.
Begini kondisi warga di Gaza di tengah krisis makanan dan bantuan yang sulit masuk!
PBB mengatakan bahwa bantuan yang masuk ke Gaza tak bisa sampai ke warga Palestina karena jalur sangat tidak aman.
Kejam! Korban di Gaza bertambah lagi. Sebanyak 82 orang tewas diserang Israel di tengah kemarahan Internasional, dan bantuan tak sampai ke warga Palestina.