Jalur Tak Aman, Bantuan yang Masuk ke Gaza Tak Bisa Sampai ke Warga Palestina
Akhmad Baihaqi Arsyad
DEIR AL-BALAH, (ERAKINI) - PBB pada hari Rabu (21/5/2025) mengatakan bahwa bantuan yang masuk ke Gaza tak bisa sampai ke warga Palestina karena jalur sangat tidak aman.
PBB menyebut bahwa saat ini pihaknya sedang berusaha untuk menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan yang telah memasuki Gaza minggu ini ke tangan warga Palestina di tengah penundaan karena kekhawatiran akan penjarahan dan pembatasan militer Israel.
Dalam kondisi itu, serangan Israel menghantam wilayah tersebut, menewaskan sedikitnya 86 orang, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Di bawah tekanan internasional, Israel telah mengizinkan puluhan truk bantuan memasuki Gaza setelah memblokir semua makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan material lainnya selama hampir tiga bulan. Namun, pasokan tersebut telah tertahan di sisi Gaza dari penyeberangan Kerem Shalom dengan Israel.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan sebagian besar pasokan yang telah masuk sejak hari Senin telah dimuat ke truk PBB, tetapi mereka tidak dapat membawanya keluar dari area penyeberangan. Ia mengatakan jalan yang diizinkan oleh militer untuk mereka gunakan sangat tidak aman. Pembicaraan sedang dilakukan untuk mencari alternatif, katanya.

















