Kejam! Hari kedua Idul Adha, sebanyak 75 warga di Gaza tewas akibat serangan Israel.
Ribuan orang berdemonstrasi di Tel Aviv menuntut pembebasan sandera yang ditawan di Jalur Gaza dan gencatan senjata setelah 20 bulan perang antara Israel dan Hamas.
WHO menyerukan perlindungan mendesak bagi 2 rumah sakit terakhir yang tersisa di Jalur Gaza, dengan peringatan bahwa sistem kesehatan wilayah itu runtuh.
Bergini potret pilu Idul Adha di Gaza. Warga Palestina merayakan hari raya tanpa daging.
AS kembali memveto resolusi DK PBB soal gencatan senjata Gaza dengan alasan, DK PBB gagal memberi sanksi terhadap Hamas atas perannya dalam memicu konflik.
Keji! Israel telah membunuh hampir 100 orang di Gaza dalam 24 Jam di tengah penghentian bantuan.
Kelompok bantuan yang didukung AS dan Israel di Jalur Gaza mengumumkan penutupan sementara fasilitas. Tentara Israel mengeluarkan peringatan, jalan menuju pusat distribusi dianggap zona pertempuran.
Kepala HAM PBB Volker Turk memperingatkan bahwa tindakan Israel di Gaza merupakan unsur kejahatan paling serius menurut hukum internasional.
Kelompok bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang didukung AS menghentikan distribusi bantuan hari ini. Sementara PBB memberikan suara pada tuntutan gencatan senjata Israel-Hamas.
Kejam! Sedikitnya 20 warga Palestina tewas ditembak Israel saat menunggu distribusi bantuan di Gaza.
Idul Adha 2025 pahit di Gaza. Tak ada hewan kurban hidup yang masuk untuk warga Palestina.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk pembunuhan lebih dari 30 warga Palestina yang mencari makanan di pusat distribusi bantuan kontroversial yang didukung AS di Gaza.
41% pasien gagal ginjal di Gaza telah meninggal sejak Oktober 2023 di tengah serangan Israel yang terus berlanjut dan pembatasan bantuan kemanusiaan dan medis.
Ngeri! Total korban tewas perang Israel di Gaza tembus 54.418 yang semuanya adalah warga Palestina. Sementara 124.190 lainnya luka-luka.
Puluhan warga Palestina di pusat bantuan Gaza tewas ditembaki pasukan Israel. Kelompok bantuan baru AS di Gaza dikecam atas kekacauan mematikan tersebut.