Diplomat AS Antony Blinken dijadwalkan melakukan perjalanan ke Mesir pada hari ini, Selasa (20/8/2024) untuk melakukan pembicaraan mengenai gencatan senjata di Gaza.
Terkait proposal baru untuk gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera, Israel menyatakan telah menerima, sedangkan Hamas menolaknya. Simak selengkapnya di sini!
Hamas mengkritik proposal gencatan senjata baru untuk Gaza yang diajukan di Doha karena memenuhi persyaratan PM Israel Netanyahu, khususnya penolakannya untuk menyetujui gencatan senjata permanen.
Mark Smith, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Inggris telah mengundurkan diri atas ‘keterlibatan Inggris dalam kejahatan perang’ di Gaza.
Presiden AS Joe Biden mengatakan, kesepakatan gencatan senjata Gaza sudah di depan mata dan memperingatkan kepada pihak di Timur Tengah untuk tidak merusak negosiasi.
Simak di sini, fakta-fakta terkait perundingan baru gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas di Qatar!
Israel telah membunuh lebih dari 40.000 warga Palestina di Gaza, 16.456 di antaranya adalah anak-anak dan lebih dari 11.000 adalah wanita.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada parlemen Turki bahwa dirinya akan pergi ke Gaza untuk membela rakyat Palestina meski taruhannya nyawa.
AS telah menyetujui tambahan transfer senjata senilai $20 miliar ke Israel, meskipun ada kekhawatiran bahwa pasukan Israel secara rutin melanggar hukum internasional di Gaza.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada hari Selasa (13/8/2024) mengkritik PBB karena gagal membantu pembentukan negara Palestina, dan menyalahkan kegagalan ini pada tekanan AS.
Sebanyak 25 personel tenaga kesehatan (nakes) TNI telah tiba di El Arish, Mesir dan langsung lakukan pengecekan pasien korban di Gaza.
Para pemimpin AS, Inggris, Perancis, Jerman dan Italia mendukung gencatan senjata di Gaza dan meminta Iran dan sekutunya menahan diri untuk serangan balasan ke Israel.
Hamas mengatakan pihaknya menginginkan rencana gencatan senjata berdasarkan proposal yang diajukan Presiden AS Joe Biden pada 31 Mei 2024 lalu dibandingkan perundingan gencatan senjata baru.
Pembantaian oleh Israel Sabtu (10/8/2024) yang menargetkan sekolah tempat pengungsi Palestina telah menewaskan 100 orang. Pembantaian ini bertepatan dengan ‘kehancuran total sistem kesehatan di Gaza'.
Kelompok militan Palestina Hamas ragu untuk berpartisipasi dalam pertemuan Kamis 15 Agustus 2024 yang diminta oleh para mediator membahas gencatan senjata baru bersama Israel.