Begini tampang pesawat canggih AS yang serang Iran, bisa jangkau 11.000 km lebih tanpa isi bahan bakar!
Berikut ini sederet fakta serangan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas nuklir Iran!
Serangan Israel terhadap Iran telah menewaskan sedikitnya 950 orang dan melukai 3.450 lainnya.
Israel kembali menyerang situs nuklir Isfahan di Iran. Sementara serangan rudal Iran memicu kebakaran hebat di Tel Aviv.
19 orang terluka di kota pelabuhan Haifa di Israel utara saat Iran menembakkan rentetan rudal baru pada Jumat (20/6/2025).
Sehari setelah Teheran mengatakan tidak akan berunding mengenai program nuklirnya, Iran dan Israel saling serang pada Sabtu (21/6/2025) dini hari.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran memiliki waktu maksimum dua minggu untuk menghindari kemungkinan serangan udara AS.
Tegas! Iran menyatakan menolak segala bentuk perundingan dengan AS di tengah serangan Israel yang terus berlanjut.
Jumlah korban perang antara Israel dengan Iran sudah mencapai ratusan orang setelah berlangsung beberapa hari terakhir. Iran laporkan ada 224 orang tewas, Israel 24 warga.
Raja Yordania Abduallah II menyebut bahwa serangan Israel yang meluas ke Iran merupakan ancaman bagi semua orang.
Dalam tayangan yang beredar, terlihat dua orang pelaku menyusuri area perumahan sekitar pukul 02.35 WIB
Israel memperingatkan ratusan ribu orang untuk mengungsi dari tengah ibu kota Iran karena serangan udara Israel terhadap Teheran akan meluas.
Perang meningkat, Iran dan Israel saling serang dengan rudal serta serangan udara saat konflik yang telah menewaskan puluhan orang itu meningkat.
Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah serangan udara besar-besaran Israel terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran. Iran langsung membalas dengan meluncurkan gelombang rudal balistik.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebut bahwa operasi Israel terhadap Iran akan berlanjut beberapa hari untuk hilangkan ancaman.