Fenomena Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia karena jalur lintasan tidak melewati Nusantara dan terjadi saat Indonesia berada pada waktu malam hari.
Puncaknya terjadi pukul 00.45 WIB (13 Agustus 2026) dan bisa disaksikan secara global di kawasan Greenland, Islandia, Spanyol, serta sebagian Rusia Utara.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dan Sains NASA, jalur totalitas gerhana ini melewati beberapa wilayah utama di belahan bumi utara.