Telur balut adalah kuliner khas Filipina berupa telur bebek atau ayam yang sudah dibuahi dan dierami selama 14 hingga 21 hari hingga membentuk embrio, lalu direbus hidup-hidup.
Makanan ini sangat populer sebagai jajanan pasar di Asia Tenggara. Di dalam cangkangnya, terdapat perpaduan antara embrio yang setengah jadi, kuning telur, serta cairan kaldu gurih.
Bagi umat Muslim, telur balut hukumnya haram untuk dikonsumsi. Berdasarkan syariat Islam dan keputusan ulama, embrio yang sudah terbentuk di dalam telur tersebut dikategorikan sebagai bangkai.