Artichoke atau articok merupakan kuncup bunga dari tanaman sejenis rumput duri (thistle) dengan nama ilmiah Cynara cardunculus var. scolymus. Kuncup bunga tersebut dipanen sebelum mekar dan kemudian diolah sebagai sayuran. Tanaman yang berasal dari kawasan Mediterania ini cukup populer di Eropa dan dikenal sebagai salah satu sayuran premium karena memiliki kandungan nutrisi yang beragam.
Secara fisik, artichoke menyerupai kuncup bunga pinus dengan kelopak hijau atau keunguan yang tersusun berlapis-lapis. Bagian yang paling banyak dikonsumsi adalah dasar bunga yang dikenal sebagai artichoke heart serta bagian dalam kelopaknya yang lunak. Dari segi rasa, artichoke memiliki cita rasa khas, sedikit manis dengan sensasi yang kerap disamakan dengan kacang walnut atau bayam. Setelah dimasak, teksturnya menjadi lebih lembut sehingga cocok diolah menjadi beragam hidangan.
Selain memiliki rasa unik, artichoke juga dikenal kaya serat, vitamin C, vitamin K, magnesium, dan kalium, tetapi relatif rendah kalori. Sayuran ini juga mengandung senyawa antioksidan seperti cynarin dan silymarin yang dikaitkan dengan fungsi hati serta kesehatan pencernaan. Untuk mengonsumsinya, ujung kelopak yang tajam dan tangkai biasanya dipotong terlebih dahulu, kemudian artichoke dapat dikukus, direbus, atau dipanggang. Setelah matang, kelopaknya bisa dilepas satu per satu, dicelupkan ke dalam saus seperti mentega cair atau mayones, lalu bagian daging lunak dikerik menggunakan gigi.