Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin langsung bertolak ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, setelah terpilih dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Senin (31/8/2026).
Setibanya di Pondok Pesantren Tebuireng pada Senin siang, Gus Kikin disambut ribuan santri dan warga yang telah menanti kedatangannya. Selawat Badar turut mengiringi penyambutan Gus Kikin.
Gus Kikin datang bersama istri dan anak-anaknya. Sejumlah dzuriyat pendiri NU juga hadir, di antaranya KH Mochammad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan yang saat ini menjadi Menteri Haji dan Umrah RI.
Setelah tiba, Gus Kikin bersama keluarga dan masyarakat kemudian mengikuti ziarah ke kompleks makam keluarga besar Pesantren Tebuireng. Gus Kikin turut memimpin langsung ziarah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gus Kikin dan keluarga menaburkan bunga di makam kedua orangtuanya, KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma'shum. Tidak terkecuali ke makam Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Abdul Wahid Hasyim, serta keluarga besar Pesantren Tebuireng lainnya.
Dalam sambutannya, Gus Kikin mengatakan bahwa amanah sebagai Ketua Umum PBNU merupakan tanggung jawab yang berat. Menurut dia, Tebuireng merupakan tempat untuk kembali mempelajari ilmu-ilmu yang dahulu diajarkan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari.
'Saya mendapatkan amanah cukup berat. Di Tebuireng inilah kita belajar ilmu-ilmu yang dulu diajarkan KH Hasyim Asy'ari,' kata Gus Kikin.
Menurut Gus Kikin, ilmu yang diwariskan Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari sangat mendalam dan masih dibutuhkan oleh masyarakat hingga saat ini.
'Ilmu-ilmu beliau mendalam, sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, terutama untuk santri, belajarlah, ambillah pelajaran yang diajarkan Hadratussyekh,' ujarnya.
Gus Kikin juga mengingatkan para santri untuk terus belajar di pesantren agar dapat memahami ilmu-ilmu yang diwariskan para ulama.
'Belajar di pondok untuk memahami ilmu-ilmu di pondok dan terutama ilmu yang diwariskan Hadratussyekh karena sanad ilmu beliau sampai kepada Rasulullah,' tuturnya.