Search

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar 4–10 Maret 2026

BANDUNG, (ERAKINI) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 4–10 Maret 2026. Kondisi ini berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, hingga pohon tumbang.

Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan, cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer, salah satunya gelombang Low Frequency (LF) yang memicu pertumbuhan awan hujan.

“Diperkirakan dalam sepekan ke depan cuaca umumnya berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang, sore, hingga malam hari,” ujar Teguh, Rabu (4/3/2026).

Kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat, turut meningkatkan peluang terbentuknya awan konvektif penyebab cuaca ekstrem. 

Berdasarkan analisis model cuaca global dan lokal serta data observasi terkini, BMKG menilai hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi dalam durasi singkat di sejumlah wilayah Jawa Barat.

BMKG juga telah menyampaikan rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan rutin memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG. Pahami potensi bencana di lingkungan sekitar dan segera lakukan langkah pengurangan risiko,” katanya.

Memasuki masa peralihan musim, masyarakat diminta lebih siaga terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba. 

Langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran air, serta menata lingkungan sekitar dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana.

BMKG menegaskan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan.