Search

KALAM Walisongo Dorong Alumni UIN Semarang Bisa Berkarier hingga Level Internasional

JAKARTA, (ERAKINI) - Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang atau KALAM Walisongo menggelar Silaturahmi dan Family Gathering yang dikemas Halal bi Halal di Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (19/4/2026).

Acara yang dihadiri oleh alumni UIN Walisongo Semarang wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) ini selain menjadi wadah pemererat ikatan antar alumni, juga sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman baik di dunia akademik, profesi hingga karier. 

Dalam forum ini, KALAM Walisongo mendorong agar para alumni UIN Walisongo Semarang bisa berkarier hingga level Internasional. Dorongan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) KALAM Walisongo Lukman Hakim. 

"Forum seperti ini selalu saya nantikan, karena mungkin kalau kita bertemu di luar forum ini pasti serius. Nah, ini forum yang santai dibalut silaturahmi. Saya berharap jalinan silaturrahmi ini terus dijaga dengan baik. Kami pasti akan memberikan support bagi junior, apa pun itu. Saya berharap agar KALAM Walisongo bisa menjadi wadah untuk mempersiapkan kader dengan baik, sehingga UIN Walisongo bisa bersinar baik di kancah nasional maupun internasional," kata Lukman Hakim, Minggu (19/4/2026).

Namun demikian, Lukman menekankan agar apa pun karier yang berhasil dicapai, berhasil didapat dengan cara yang baik dan tidak dengan caea melanggar aturan.

"Saya tidak ingin kita semua dalam meniti karier dilakukan dengan tidak baik. Maka dari itu, karena kita keluarga, maka karier apa pun akan kita dorong untuk terus lebih baik. Saya berharap masing-masing alumni senior bisa menarik kader kita, mereka-mereka yang punya potensi nantinya ditarik oleh senior KALAM Walisongo untuk meniti karier. Masing-masing kalau bisa berkiprah dengan baik, InsyaAllah bisa bermanfaat untuk menebar kebaikan terutama antar sesama alumni UIN Walisongo," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen KALAM Walisonho Ruchmadi menyampaikan bahwa setiap generasi itu lahir pada zamannya, termasuk generasi Z bahkan generasi Alpha. Namun demikian, ia meyakini bahwa mereka pasti sudah bisa mengatasi tantangan di zamannya masing-masing.

"Hal yang paling penting adalah, terutama yang pernah menjadi santri atau mahasiswa IAIN atau UIN, kita semua sudah terbiasa ditempa oleh alam dan keadaan, mudah-mudahan tahan menghadapi situasi dan keadaan. Selanjutnya menemukan tempat berlabuh yang baik di masa depan. Mari kita forum ini kita rawat bersama-sama untuk ikatan yang terus menjadi keberkahan semua alumni UIN Walisongo Semarang," ujarnya.

Adapun acara ini turut dihadiri oleh para alumni UIN Walisongo di wilayah Jabodetabek di antaranya Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi dan Legislasi Kementerian HAM Prof Rumadi Ahmad, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Adib Abdushomad, Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori, Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (Puslitbang PBAL2K) M Sidik Sisdiyanto, Inspektur I Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag Ahmadun, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenag Abdul Rouf, Kepala Subdirektorat Pendidikan Agama Islam pada SD/SDLB, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Nur Shoib, Kolonel Sonif (TNI AL), Direktur Eksekutif Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Herry Aslam Wahid, Praktisi Hukum Taufik Ch dan alumni lainnya.