Search

Momen 750 Siswa SMA Taruna Nusantara Belajar Kepemimpinan di Pusat Kekuasaan Istana Kepresidenan

JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 750 siswa SMA Taruna Nusantara dari kampus Magelang, Cimahi, dan Malang, mendapat kesempatan langka menapaki langsung pusat kekuasaan negara saat mengikuti program 'Istana untuk Anak Sekolah' di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan itu para siswa dibekali nilai kepemimpinan dan dorongan untuk berani meraih cita-cita besar.

Para siswa diajak mengenal lebih dekat sistem pemerintahan langsung di pusatnya, sekaligus mempelajari perjalanan panjang bangsa Indonesia. Mereka juga berkesempatan melihat langsung berbagai ruang di Istana yang menjadi lokasi kegiatan kenegaraan hingga pengambilan keputusan penting.

Selain itu, para siswa mendapatkan pembekalan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

Mensesneg Prasetyo Hadi yang juga alumni SMA Taruna Nusantara, menyampaikan bahwa para siswa merupakan generasi terpilih yang memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa. Ia menekankan pentingnya menanamkan semangat pengabdian sejak dini.

“Mulai hari ini hingga akhir hayat nanti, tanamkan dalam hati bahwa kalian dipilih untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” pesan Prasetyo Hadi kepada juniornya itu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga alumni SMA Taruna Nusantara, mengajak para siswa untuk menjadikan pengalaman selama berada di lingkungan Istana Kepresidenan sebagai sumber inspirasi. Ia juga mendorong para juniornya itu untuk berani bermimpi setinggi-tingginya.

“Setiap keberhasilan selalu bermula dari sebuah mimpi. Karena itu, jangan pernah takut untuk bercita-cita besar,” kata Sugiono yang juga menjabat Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN).

Melalui program Istana untuk Anak Sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini, pemerintah berharap generasi muda semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa serta memiliki semangat kepemimpinan yang kuat di masa depan.

Sebelumnya, siswa SMP Negeri 39 Jakarta juga berkesempatan berkunjung ke Istana. Tri Fauziah dan Najma yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Istana, mengaku kagum melihat langsung berbagai simbol kenegaraan. Bahkan mereka mulai membayangkan bisa kembali suatu hari nanti, bukan sebagai tamu, melainkan sebagai bagian dari lingkungan kerja Istana.

Rasa kagum juga diungkapkan Sayid Mardhatillah Akbar yang terkesan dengan keindahan dan kerapian interior Istana. Pengalaman ini pun memupuk ambisinya untuk berkontribusi bagi negara. Bahkan Sayid menyebut cita-citanya untuk menjadi Menteri Keuangan atau Presiden.

Guru Pendidikan Pancasila SMP Negeri 39 Jakarta, Waskito Gunawan, menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam mendekatkan siswa dengan praktik pemerintahan. 

Pada Selasa (14/4/2026), Kemensetneg melalui Sekretariat Dukungan Kabinet (Setdukab) juga menerima kunjungan sebanyak 251 pelajar dari SMP Negeri 115 Jakarta. Para siswa diajak untuk memahami secara langsung peran dan tugas Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, seperti memimpin jalannya pemerintahan, mengambil keputusan penting negara, serta memimpin sidang kabinet bersama para menteri.

Selain itu, para siswa diajak mengenal lebih dekat lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta dan melihat berbagai ruangan, mulai dari dari Kantor Presiden, ruang pertemuan resmi, ruang penerimaan tamu negara hingga ruang Sidang Kabinet. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang proses kerja pemerintahan di tingkat pusat.