Dari Lembah Tidar, Magelang, awal langkah Riza Oktavian Suminto dimulai untuk menembus industri teknologi dunia. Foto: Ist
MAGELANG, (ERAKINI) – Dari Lembah Tidar, Magelang, awal langkah Riza Oktavian Suminto dimulai untuk menembus industri teknologi dunia. Di SMA Taruna Nusantara Magelang, Riza ditempa bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga keteguhan, kedisiplinan, dan daya juang.
Riza saat ini berkarier sebagai Senior Software Development Engineer di Adobe, salah satu perusahaan teknologi global terkemuka yang berbasis di San Jose, California, AS.
Riza Oktavian Suminto merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 2007 (TN 15). Semasa SMA, Riza sudah berprestasi. Riza pernah meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2006 mewakili SMA Taruna Nusantara.
Dikutip dari Linkedin, Kamis (9/4/2026), setelah lulus SMA Taruna Nusantara tahun 2007, ia melanjutkan studi S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Riza kemudian meraih gelar Sarjana Ilmu Komputer pada tahun 2011. Dua tahun kemudian, Riza berhasil menembus salah satu kampus elite dunia, Universitas Chicago, AS. Riza meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) Ilmu Komputer pada Desember 2019.
Di Universitas Chicago Riza menekuni riset tentang sistem terdistribusi dan cloud computing, bidang yang kini menjadi tulang punggung teknologi modern. Ia meneliti bagaimana meningkatkan keandalan dan performa sistem berskala besar, sebuah keahlian yang kini sangat dibutuhkan di industri global.
Perjalanan Karier
Perjalanan karier Riza Suminto di dunia teknologi global dibangun melalui pengalaman panjang yang konsisten. Karier Riza Suminto di dunia teknologi dimulai jauh sebelum ia menembus perusahaan global.
Sejak masa kuliah, ia sudah aktif mengembangkan diri melalui berbagai peran awal, termasuk sebagai bagian dari program Microsoft Student Partners (Juni 2009-Agustus 2011). Ia terlibat program edukasi dan promosi untuk mahasiswa di bidang teknologi. Ia menyebarkan pengetahuan teknologi Microsoft melalui pelatihan, presentasi, serta inisiasi proyek di lingkungan akademik.
Langkah profesionalnya berlanjut saat ia bergabung dengan Microsoft Innovation Center Yogyakarta sebagai Client Developer Specialist (Juni 2010-Agustus 2011). Di sini, Riza bertanggung jawab dalam inovasi produk terkait aplikasi desktop, termasuk analisis dan optimasi. Ia juga terlibat dalam pengembangan produk bersama mitra industri seperti PT Pupuk Kaltim, CCPHI, dan PrimagamaPlus.
Semangatnya dalam pendidikan juga terlihat ketika ia memutuskan menjadi asisten dosen selama dua tahun di STKIP Surya, Gading Serpong, Tangerang (Oktober 2011- September 2013). Ia mengajar kelas Olimpiade Informatika bagi siswa-siswa Papua yang dipersiapkan untuk kompetisi nasional, sembari terlibat dalam riset di bidang pemrosesan bahasa alami, interaksi manusia-komputer, dan komputasi performa tinggi. Peran ini memperkaya perspektifnya, tidak hanya sebagai engineer, tetapi juga sebagai pendidik.
Ambisinya kemudian membawanya ke panggung global saat melanjutkan studi doktoral di University of Chicago (Oktober 2013-Desember 2019). Selama lebih dari enam tahun sebagai Graduate Research Assistant, Riza meneliti bagaimana meningkatkan keandalan dan performa sistem terdistribusi serta cloud computing. Di sinilah fondasi keilmuan yang kuat dibangun, menggabungkan teori mendalam dengan tantangan nyata dalam sistem berskala besar.
Di sela masa studinya, ia juga sempat bergabung dengan Samsung Research America selama 4 bulan (Mei-Agustus 2016), sebagai Research Intern, mengembangkan framework Internet of Things (IoT) yang tahan gangguan. Pengalaman ini memperluas cakrawalanya dalam membangun sistem yang tetap andal meski menghadapi kegagalan jaringan atau perangkat.
Karier profesional globalnya semakin menantang saat ia bergabung dengan Cloudera. Selama lebih dari enam tahun (Januari 2020-Januari 2026), karier Riza berkembang dari Software Engineer hingga menjadi Staff Software Engineer.
Ia terlibat dalam pengembangan teknologi data warehouse dan menciptakan berbagai inovasi penting, termasuk sistem auto-scaling cerdas yang mampu menyesuaikan kapasitas secara otomatis sesuai beban kerja. Selain itu, ia mengembangkan teknologi caching yang mampu mempercepat proses perencanaan query hingga 12 kali lebih cepat, serta meningkatkan efisiensi performa sistem secara keseluruhan.
Di fase ini, Riza tidak hanya menjadi engineer, tetapi juga inovator yang berkontribusi langsung pada teknologi yang digunakan secara luas di industri.
Di luar pekerjaan utamanya, Riza juga aktif dalam komunitas open-source global melalui Apache Software Foundation. Ia dipercaya sebagai committer (Mei 2022-Maret 2024) dan kemudian menjadi anggota Project Management Committee (PMC) untuk Apache Impala, sebuah pengakuan atas kontribusi dan kepemimpinannya dalam pengembangan database analitik modern. Puncaknya, pada Januari 2026, Riza bergabung dengan Adobe sebagai Senior Software Development Engineer.