HAMILTON, (ERAKINI) - Sejak digelar pada 2008, Canadian Championship nyaris selalu menjadi panggung milik tiga klub Major League Soccer (MLS) yakni Toronto FC, Vancouver Whitecaps, dan CF Montreal. Dari 17 edisi yang sudah berlangsung, 16 di antaranya dimenangkan trio tersebut.
Satu-satunya pengecualian terjadi pada edisi perdana ketika Montreal, yang saat itu bermain di liga divisi dua, merebut trofi Voyageurs Cup. Kehadiran Canadian Premier League (CPL) pada 2019 sempat diharapkan mampu mengubah peta kekuatan.
Namun, lima musim berjalan, klub-klub MLS tetap mendominasi. Hanya sekali tim CPL mampu menembus partai final. Tahun ini, situasinya berbeda. Dari empat semifinalis Canadian Championship 2025, tiga berasal dari CPL.
Kondisi ini memastikan akan ada wakil CPL di final untuk kedua kalinya sepanjang sejarah turnamen. Atlético Ottawa akan menghadapi Vancouver FC dalam laga sesama wakil CPL.
Sementara itu, Forge FC bersiap menjamu Vancouver Whitecaps di Hamilton Stadium (sebelumnya Tim Hortons Field) pada leg pertama, Kamis (14/8/2025) waktu setempat. Leg kedua dan semifinal lainnya dijadwalkan bulan depan, dengan partai puncak berlangsung pada 1 Oktober.
Forge datang ke semifinal dengan modal impresif. Tim asal Hamilton ini memuncaki klasemen CPL tanpa terkalahkan dalam 18 laga awal musim reguler (11 kemenangan).
Mereka juga menyingkirkan Montreal di babak sebelumnya, dan sempat menguji kekuatan melawan klub raksasa Meksiko, C.F. Monterrey, di ajang Concacaf Champions Cup awal tahun ini.
Di sisi lain, Whitecaps sedang berada di jalur sebagai salah satu tim terbaik MLS musim ini. Kehadiran bintang dunia Thomas Müller. Meski secara sumber daya tertinggal jauh, Forge tak gentar menghadapi Whitecaps.
“Kami percaya pada permainan kami sendiri. Kami punya keterampilan dan talenta yang sudah kami tunjukkan melawan tim MLS. Mereka juga manusia, bisa membuat kesalahan. Kami tidak akan memberi mereka terlalu banyak respek, tapi bermain dengan determinasi yang sama seperti sebelumnya,” ujar Alexander Achinioti-Jönsson, gelandang sekaligus bek tengah Forge, dikutip dari Sportsnet, Kamis (14/8/2025).
Forge pernah mencicipi final Canadian Championship saat menjamu Toronto FC pada 2022 (final edisi 2020 yang tertunda akibat Covid-19), meski akhirnya kalah lewat adu penalti. Sejak itu, tim-tim CPL kian sering menembus semifinal dan bahkan tampil di kancah internasional seperti Concacaf Champions Cup.
Bagi Achinioti-Jönsson, perkembangan CPL sejak debut pada 2019 terlihat nyata.
“Tidak ada tim CPL yang pernah menjuarai turnamen ini. Tapi sekarang, tiga dari empat semifinalis berasal dari CPL. Itu pencapaian besar dan menunjukkan arah perkembangan liga,” katanya.
Forge sendiri menjadi tolok ukur keberhasilan CPL dengan koleksi empat gelar juara liga dalam enam musim terakhir. Achinioti-Jönsson, yang bergabung sejak musim perdana, telah tampil lebih dari 200 kali dan berperan dalam semua gelar tersebut, termasuk saat ia meraih penghargaan bek terbaik liga pada 2022.