Dunia Demam Pacu Jalur Kuansing, Ibu Dika: Tidak Menyangka, Bangga Lihatnya!
Thomas Pulungan
PEKANBARU, (ERAKINI) - Bocah 11 tahun bernama Rayyan Arkan Dikha alias Dika tengah menjadi sorotan dunia setelah aksi menarinya di atas perahu saat ajang Pacu Jalur di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Video perlombaan itu viral di media sosial dan mendadak jadi challenge global.
Dunia kini seakan demam Pacu Jalur. Gerakan lincah dan ekspresi penuh semangat di ujung perahu itu membuat banyak tokoh publik, seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, aktris Luna Maya, atlet top dunia, hingga pemain klub sepak bola PSG dan AC Milan, ikutan-ikutan ngonten bikin video ala aksi Dika.
Kontan, nama Kuansing juga ikut terangkat. Ibu Dika, Rani Ridawati (36), mengaku senang dan tidak menyangka anaknya bisa mendunia seperti sekarang ini. "Ya senang, tidak menyangka juga. Bangga lihatnya," ujar Rani, Senin (7/7/2025), dikutip dari situs resmi Pemprov Riau.
Dika memang bukan orang baru di dunia Pacu Jalur. Sejak usia delapan tahun, ia sudah rutin tampil sebagai penari di perahu. Ia berlatih tiga kali seminggu bersama tim jalurnya, Tuah Koghi Dubalang Ghajo. "Ikut menari di Jalur sudah 3 tahun terakhir ini. Kalau latihan sepekan 3 kali. Itu latihan waktu pacu," jelas Rani.
Yang menarik, gerakan menarinya ia pelajari secara otodidak. Tak ada latihan khusus, hanya semangat dan naluri seni yang tumbuh dari lingkungan keluarga. "Belajar otodidak saja, nari kebiasaan di jalur. Bisa jadi besar nanti dia lanjutkan ayahnya jadi anak pacuan," tambah Rani.
Bakat Dika ini memang sudah turun dari sang ayahn, Jufriono (40), yang juga atlet Pacu Jalur dari tim yang sama. "Ayahnya atlet Pacu Jalur juga, adek ayahnya (paman ) juga atlet. Ya, keluarga besar memang atlet Pacu Jalur. Ayahnya ini sudah main sejak dia masih remaja," jelas Rani.

















