Kemarau 2025, Riau Rawan Karhutla, BMKG-Pemda Siaga dan Waspada
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Musim kemarau memiliki beberapa dampak signifikan seperti kekeringan dan rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), termasuk di wilayah Provinsi Riau yang menjadi titik rawan. Hal itu disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Untuk itu, BMKG memperkuat sinergi dengan pelbagai pihak dalam upaya antisipasi dan penanggulangan potensi dampak musim kemarau tahun 2025 di Provinsi Riau.
“Provinsi Riau menjadi salah satu lokasi rawan terjadinya Karhutla. Oleh karenanya, sinergi dan pengetahuan tentang iklim ini menjadi penting agar berbagai pihak termasuk pemerintah daerah beserta instrumennya bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau,” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan Ardhasena dikutip dari laman resmi BMKG, Jumat (25/4/2025).
Musababnya, kata dia, musim kemarau di Provinsi Riau diperkirakan akan berlangsung pada bulan Mei, Juni, dan Juli 2025. Kondisi musim kemarau diprediksi normal dan tidak sekering tahun-tahun El Nino seperti 2015, 2019, dan 2023.















