Kementerian BUMN Evaluasi Struktur Jalan Tol Bocimi usai Diterjang Longsor
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian BUMN masih terus meneliti penyebab longsornya ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di KM 64. Selain karena faktor alam, struktur jalan dari tol tersebut sedang dievaluasi.
Dari proses penyelidikan ini maka nantinya dapat ditetapkan apakah perlu perbaikan secara signifikan atau sekadar penguatan saja.
"Kami lagi teliti strukturnya. Kita lihat perlu ada perbaikan yang signifikan atau tidak, akan kita kaji," ujar Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Jumat (5/4/2024).
Kartika menyebutkan, ruas Tol Bocimi diupayakan bisa beroperasi pada saat Lebaran 2024. Saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi terkait kesiapan ruas tol tersebut untuk digunakan kembali.
Namun, ia belum bisa memastikan kapan perbaikan Tol Bocimi bisa selesai. "Tergantung apa strukturnya, harus dilakukan perbaikan atau sekadar penguatan. Nanti kita lihat. Tapi kita upayakan Lebaran sudah bisa beroperasi dengan pengamanan khusus," tandasnya.
Sebelumnya, PT Waskita Toll Road (WTR) menyebutkan longsor yang terjadi di Tol Bocimi KM 64, tepatnya di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat arah Sukabumi, akibat gerusan air saat hujan deras pada Rabu (3/4). Area yang terdampak bencana longsor yakni lajur I mainroad Jalan Tol Bocimi.















