Dosen Universitas Pamulang (Unpam) membekali siswa SMK LETRIS 1 dengan public speaking dan digital branding untuk mencetak generasi kreatif. (Foto: Istimewa).
TANGERANG SELATAN, (ERAKINI) – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Desain Universitas Pamulang (Unpam) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Beberapa waktu lalu, tim dosen menggelar pelatihan bertajuk “Dari Panggung ke Platform Digital: Penguatan dan Pembuatan Konten Kreatif bagi Siswa Kelas XII ” yang berfokus pada pengembangan keterampilan komunikasi dan kreativitas digital generasi muda.
Kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan berbicara di depan umum serta keterampilan mengelola media digital yang kini menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan komunikasi. Acara dibuka oleh Ketua Tim PkM, Amalia Azmi Sitorus, yang menegaskan bahwa kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi persaingan di dunia pendidikan maupun dunia kerja.
"Saat ini kemampuan berbicara di depan umum dan kemampuan mengelola media digital bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa SMK LETRIS 1 mampu meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan media sosial secara lebih positif dan profesional," ujar Amalia Azmi Sitorus.
Media sosial, kata dia, dapat menjadi sarana yang efektif untuk membangun citra diri, mengembangkan potensi, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber utama Muhyiddin Fanda Setiawan. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar public speaking, strategi membangun personal branding, serta cara menciptakan konten digital yang menarik dan komunikatif.
Dalam paparan tersebut ditegaskan bahwa kemampuan berbicara dan kemampuan membuat konten digital memiliki keterkaitan yang sangat erat di era media sosial saat ini. "Konten yang baik bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan yang jelas kepada audiens. Karena itu, kemampuan public speaking dapat membantu seseorang menyusun pesan yang lebih terstruktur, persuasif, dan mudah dipahami, baik saat berbicara langsung maupun ketika membuat konten digital," jelas Muhyiddin Fanda di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, ia mengajak para siswa untuk mulai membangun personal branding yang positif melalui media sosial. "Media sosial adalah ruang publik digital. Apa yang kita unggah hari ini dapat menjadi representasi diri kita di masa depan. Oleh karena itu, gunakan media sosial untuk menunjukkan karya, prestasi, kreativitas, dan hal-hal positif yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain," tambahnya.
Acara ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi publik dan pengelolaan media sosial siswa masih belum dilakukan secara optimal. Konten yang dibuat umumnya masih bersifat dokumentatif dan belum memiliki strategi komunikasi yang jelas. Melalui pelatihan ini, siswa didorong untuk memahami proses pembuatan konten yang lebih terstruktur, mulai dari perencanaan pesan, penyusunan caption, hingga strategi publikasi yang efektif.
Peserta juga mengikuti sesi praktik langsung pembuatan konten kreatif, diskusi interaktif, dan simulasi presentasi. Antusiasme siswa terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab maupun saat mempresentasikan ide konten yang telah mereka susun.
Adapun berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai teknik komunikasi yang efektif, kemampuan menyusun konsep konten yang lebih menarik dan komunikatif, serta kesadaran akan pentingnya personal branding dalam dunia digital. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Pamulang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, tim PkM berencana melakukan pendampingan lanjutan serta mengembangkan program pelatihan digital branding yang lebih mendalam guna mendukung pengembangan kompetensi komunikasi digital siswa secara berkelanjutan