Bencana Banjir dan Longsor Kepung 18 Kecamatan di Cianjur, Ribuan Warga Mengungsi
Thomas Pulungan
CIANJUR, (ERAKINI) - Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barar, terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan ribuan warga telah mengungsi akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.
Banjir, longsor, dan pergerakan tanah yang terus meluas telah mengakibatkan lebih dari 2.700 jiwa terdampak di 18 kecamatan, dimana sebagian besar berada di wilayah selatan Cianjur.
"Sekitar 2.760 jiwa terdampak bencana di 18 kecamatan, ratusan orang mengungsi, tiga orang meninggal dunia, dan satu orang luka-luka. Data akan terus diperbarui setiap hari, termasuk berbagai pelayanan bagi warga terus ditingkatkan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Kusmana Wijaya, dalam keterangananya, Minggu (8/12/2024).
Belasan kecamatan yang dilanda banjir, longsor, dan pergerakan tanah, yakni Agrabinta, Campaka, Campakamulya, Cibeber, Cibinong, Cijati, Kadupandak, Leles, Naringgul, Pasirkuda, Sindangbarang, Sukanagara, Takokak, Tanggeung, Cilaku, Pagelaran, Cikalongkulon, dan Cikadu.
Saat ini, sekitar 888 warga sudah mengungsi ke tempat-tempat penampungan sementara, seperti aula desa, tenda pengungsian, dan madrasah di beberapa kecamatan terdampak. Selain itu, seribuan lebih warga memilih mengungsi ke rumah saudara yang dinilai aman dari .


















