UIN Banten Gandeng ITB untuk Kembangkan Teknologi dan Perkuliahan Terintegrasi
Abdul Rahman Ahdori
BANDUNG, (ERAKINI) - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menjajaki kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam bidang pengembangan teknologi dan perkuliahan terintegrasi.
Kunjungan yang berlangsung pada 1 September 2025 ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom. Pertemuan tersebut membahas perpanjangan nota kesepahaman (MoU) sekaligus rencana aksi, termasuk penyusunan master plan teknologi informasi (TI) dan pengembangan Kampus 2.
Plh. Rektor ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, menyambut baik rombongan UIN SMH Banten. Dalam kesempatan itu, UIN SMH Banten menekankan pentingnya kajian menyeluruh terkait tata kelola teknologi dan perencanaan kawasan kampus. Pasalnya, kampus baru yang baru ditempati selama dua tahun ini belum memiliki panduan komprehensif dalam pengembangannya.
“Pengalaman ITB dalam tata kelola teknologi dan perencanaan kampus sangat berharga bagi kami. Ini dapat menjadi acuan untuk menyusun roadmap yang lebih terarah,” kata Prof Ishom sebagaimana rilis yang diterima, Selasa (2/9/2025).
Selain infrastruktur, kerja sama ini juga meliputi aspek akademik. Kedua universitas membahas kemungkinan membuka program pendidikan terintegrasi S1-S2 dengan durasi lima tahun, mencontoh model yang telah diterapkan ITB.
Prof Ishom menegaskan bahwa ini bukan sekadar pembaruan administratif.

















