Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Ancaman Pembunuhan, Tidak Akan Tambah Pengawal
Thomas Pulungan
BANDUNG, (ERAKINI) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi ancaman pembunuhan yang diterimanya dari warganet dengan santai. Ia tidak akan menambah pengawal dan memperketat pengamanan.
"Saya biasa aja. Saya mempercayakan diri bahwa rakyat Jawa Barat melindungi saya dan saya juga mempercayakan diri kepada tim pengamanan dari Polda Jabar yang selama ini sudah cukup menjaga saya," ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (23/4/2025), dikutip dari Antara.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini mengatakan sudah sering menerima ancaman, baik ketika menjabat sebagai Bupati Purwakarta maupun sebagai Gubernur Jawa Barat. Bahkan, ancaman pembunuhan pernah datang setelah kebijakan penutupan tambang ilegal di Kabupaten Subang.
"Kalau pemimpinnya banyak melakukan langkah-langkah yang dianggap merugikan beberapa pihak, ya pasti ada orang yang tidak suka. Tidak suka itu ada dua, pertama serius, kedua iseng," katanya.
Dedi menyadari bahwa sebagai seorang pemimpin, ia tidak bisa mengabaikan ancaman semacam ini. Namun ia menilai ancaman tersebut perlu dihadapi dengan bijak. "Kami tidak bisa menganggap terlalu serius, dan juga tidak bisa menganggap terlalu iseng," lanjutnya.
Meskipun ada ancaman, Dedi memastikan bahwa hal ini tidak akan mengganggu tugas dan pekerjaannya sebagai Gubernur.


















