Upaya Kurangi Polusi, DKI Adakan 100 Bus Listrik
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Dalam upaya mengurangi pencemaran udara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan pengadaan 100 unit bus listrik yang dioperasikan PT TransJakarta.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat konferensi pers di Gedung Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Jakarta Timur, Jumat (11/8/2023).
"Target kami mendorong elektrifikasi pada layanan angkutan umum," kata Syafrin Liputo, Jumat (11/8/2023).
Ia mengharapkan masyarakat yang sehari-hari masih menggunakan kendaraan pribadi dapat beralih ke bus listrik.
"Harapannya adalah dengan berbagai upaya tadi ada kesadaran masyarakat untuk mulai beralih dan menggunakan layanan angkutan umum masal yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Syafrin.
Syafrin mengatakan, bagi yang tetap memilih kendaraan pribadi, Pemprov DKI mendorong peralihan kendaraan-kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.
"Kami juga mendorong untuk elektrifikasi di sektor angkutan umum maupun kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini telah memberikan insentif bagi masyarakat yang membeli kendaraan bermotor listrik di mana Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB-nya nol rupiah," ucap Syafrin.
Syafrin menyebut, berdasarkan penelitian sebuah lembaga swadaya masyarakat atau non-governmental organization (NGO), tercapainya 60 persen target peralihan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik yang direncanakan Pemprov DKI Jakarta pada 2030 mampu mereduksi 2,3 ton gas rumah kaca di Jakarta.
"Artinya, kita akan bisa melakukan penghematan atau pengurangan upaya 45 persen dari polusi udara di Jakarta. Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat menjadi penting untuk kita sama-sama beralih dari kendaraan pribadi ke layanan angkutan umum," jelas Syafrin.

















