JEMBER, (ERAKINI) – Banjir bandang menerjang sejumlah desa di dua kecamatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (2/2/2026) malam, setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sungai. Derasnya arus banjir menghanyutkan seorang warga serta merusak puluhan rumah warga.
“Satu korban bernama Pak Wahid terseret arus banjir bandang, sementara puluhan rumah warga terdampak,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo, dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Edi mengatakan, korban bernama Wahid, yang merupakan mantan Sekretaris Desa (Sekdes), terseret derasnya arus banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti.
Hujan deras dengan intensitas sedang mengguyur wilayah hulu Sungai Badean dan sekitar Desa Pakis sejak pukul 14.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat dengan aliran berwarna cokelat dan berlumpur.
Pada pukul 19.40 WIB, banjir bandang dengan arus cukup deras meluap ke permukiman warga. Aliran air membawa material lumpur, potongan bambu, dan kayu, menggerus dapur rumah warga di bantaran sungai serta menghanyutkan satu orang warga.
Di Desa Pakis, Kecamatan Panti, sebanyak 30 rumah terdampak banjir bandang dengan ketinggian lumpur sekitar 20 sentimeter. Sejumlah dapur rumah warga dilaporkan ambruk akibat terjangan arus.
“Puluhan warga sempat mengungsi di rumah salah satu warga bernama Pak Her, sementara keluarga korban yang hanyut mengungsi ke rumah saudaranya,” kata Edi.
Banjir bandang juga melanda Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji. Dua rumah terendam banjir berlumpur dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter, serta barongan bambu roboh dan melintang di aliran sungai.
Menurut Edi, BPBD Jember bersama warga melakukan gotong royong membersihkan rumah dan akses jalan yang tertutup lumpur agar kembali bisa dilalui. Selain itu, BPBD juga meminta Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan dan membuka dapur umum, serta Dinas Kesehatan memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
“Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian korban yang hanyut. Kami berharap korban segera ditemukan,” tandasnya.