Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman Ulama NU Banten KH Tb Abdul Hakim
Abdul Rahman Ahdori
PANDEGLANG, (ERAKINI) - Ribuan pelayat mengiringi prosesi pemakaman KH Tubagus Abdul Hakim, pengasuh Pondok Pesantren Kananga, di kompleks pemakaman pesantren yang terletak di Desa Kananga, Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (6/8/2025).
Arak-arakan pelayat terdiri dari keluarga, kerabat, santri, jemaah pengajian, hingga kader Nahdlatul Ulama (NU) yang datang dari berbagai daerah. Mereka berjalan kaki mengiringi keranda jenazah ulama yang dikenal kharismatik dan bersahaja itu hingga ke peristirahatan terakhirnya.
Sebelumnya, kabar duka menyelimuti lingkungan pesantren Kananga. KH Tb Abdul Hakim wafat pada Selasa (5/8/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB karena sakit.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Yayasan Pesantren Kananga turut berduka cita atas wafatnya guru kami, Abah KH Tb Abdul Hakim,” tulis pihak pesantren dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui akun media sosial, dikutip erakini, Rabu.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut pernyataan tersebut.
Riwayat Singkat KH Tb Abdul Hakim
KH Tb Abdul Hakim lahir di Desa Kananga, Menes, Pandeglang, pada 6 Juli 1947. Ia merupakan anak keempat dari enam bersaudara, dari pasangan KH Abdul Mu’ti dan Hj Ratu Halimatusa’diah. Garis keturunannya bersambung kepada KH Tubagus Abdul Hadi bin Shogiri, seorang ulama terpandang di masa lalu.
















