Pemprov Jateng Siap Kolaborasi Sukseskan Kongres Pelajar NU di Kendal
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam mendukung suksesnya Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menerima kunjungan Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU di Gubernuran Jawa Tengah, Selasa (3/11/2026).
Audiensi tersebut membahas persiapan penyelenggaraan Kongres IPNU XXI dan Kongres IPPNU XX yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal.
“Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi, penguatan kaderisasi, sekaligus regenerasi kepemimpinan pelajar Nahdlatul Ulama,” kata Ahmad Luthfi.
Pemprov Jateng, kata dia, terbuka untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan IPNU dan IPPNU. Kongres tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi konstruktif bagi pembangunan daerah.
“Khususnya dalam pengembangan kualitas generasi muda. Kami berharap seluruh rangkaian kongres dapat berjalan lancar dan membawa manfaat, baik bagi organisasi maupun masyarakat Jawa Tengah,” imbuhnya.
Ketua Umum PP IPNU, Muhammad Agil Nuruzaman mengungkapkan, penyelenggaraan kongres di Jawa Tengah memiliki nilai historis bagi perjalanan organisasi.
“IPNU lahir di Semarang dan sejumlah keputusan penting organisasi juga pernah ditetapkan di Jawa Tengah,” kata dia.
Kongres akan berlangsung pada 26–30 November 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada 26 November, pembukaan pada 27 November. Lalu, sidang-sidang organisasi hingga pemilihan ketua umum baru.
“Dukungan pemerintah menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan kongres,” kata dia. Pihaknya berharap kolaborasi dapat terjalin dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Agil menilai pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi isu penting yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
“IPNU berharap dapat mengambil peran strategis melalui penguatan kaderisasi dan pencetakan calon pemimpin muda yang mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” kata dia.


















