KMN Dukung Gus Yusuf Jadi Ketua Umum PBNU
Hendrati Hapsari
KEDIRI, (ERAKINI) - Kelompok pemuda dan santri tergabung dalam Kita Muda Nahdliyin (KMN) resmi mendorong pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), untuk bersedia maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Sekretaris Nasional KMN, Adi menilai, Gus Yusuf memiliki kapasitas keilmuan, pengalaman organisasi, serta kedekatan yang kuat dengan tradisi pesantren dan basis akar rumput Nahdlatul Ulama.
"Kami melihat Gus Yusuf sebagai figur pemersatu yang memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang di lingkungan pesantren, mampu menjembatani generasi muda dan para masyayikh, serta memiliki visi yang relevan untuk membawa NU semakin maju di tengah tantangan zaman," ujarnya di sela acara Rembug Nasional Kita Muda Nahdliyin se-Indonesia di Mojo, Kediri, Minggu (21/6/2026).
Sebagai pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, kata dia, Gus Yusuf dikenal luas sebagai tokoh muda NU yang aktif dalam berbagai forum keumatan dan penguatan organisasi.
Gus Yusuf juga kerap disebut sebagai salah satu figur potensial dalam bursa kepemimpinan PBNU menjelang Muktamar ke-35.
Dia melanjutkan, KMN menilai NU membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya memiliki legitimasi kultural dan keagamaan, tetapi juga kemampuan manajerial yang kuat untuk menghadapi dinamika sosial, ekonomi, teknologi, serta kebutuhan pemberdayaan generasi muda Nahdliyin.
Ratusan pemuda dan santri yang tergabung dalam KMN turut hadir mewakili zona Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali Nusra, Sulawesi, Maluku, dan Indonesia timur. Agenda ini bertajuk ‘Future of PBNU: Menakar Kepemimpinan Harapan Warga NU’.
Diskusi menghadirkan tiga tokoh muda dari berbagai latar belakang ini mengulas kondisi dinamis struktural dan kebutuhan kepemimpinan yang tepat bagi NU hari ini.
Salah satu pematik Rembug Nasional, Hudalloh menegaskan, dukungan ini merupakan aspirasi moral yang lahir dari semangat menjaga keberlanjutan khidmah NU.















