Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Todong dan Peras Penumpang Wanita
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Polres Metro Jakarta Barat menangkap pengemudi taksi online yang menodong dan mencoba memeras penumpangnya. Kejadian ini sempat viral di media sosial (medsos).
"Kami sampaikan terkait kasus ini sudah kami tangani dengan cepat. Untuk pelaku sudah berhasil kami amankan," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi dalam keterangannya, Jumat (29/3/2024).
Syahduddi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melapor ke polisi jika mengalami kejadian serupa. "Kami imbau kepada masyarakat jika menjumpai hal serupa agar segera melaporkan ke pihak berwajib dan tetap waspada," katanya.
Sebelumnya seorang penumpang wanita mengaku menjadi korban kekerasan, pemerasan, hingga percobaan penculikan. Kejadian itu dibagikan korban di akun Instagram hingga kemudian viral.
Korban mengaku awalnya hendak pulang ke rumah usai pergi ke mal dengan memesan taksi online. Dia sempat mengecek pelat nomor polisi mobil yang ditumpanginya dan sesuai dengan aplikasi.
Kejanggalan dimulai ketika taksi online itu tiba-tiba masuk ke tol. Korban sempat bertanya ke pengemudi dan dijawab mengikuti aplikasi peta di ponselnya. Tiba-tiba si pengemudi mengaku sesak nafas dan meminta korban menggantikannya menyetir, tapi ia tolak.
Korban mulai merasa curiga gelagat aneh dan mengecek aplikasi taksi online. Ternyata dalam aplikasi itu diketahui jika pengemudi tidak menekan 'Pick Up'. Setelah itu tiba-tiba pengemudi menodongkan ponselnya ke penumpang dan meminta agar penumpang mentransfer sejumlah uang.
Korban pun mengambil langkah ekstrem karena mobil bergerak pelan di tol dengan melompat dari mobil. Dia berteriak meminta tolong tetapi si pengemudi mengejarnya. Korban dipaksa masuk ke mobil dan diperas Rp100 juta. Korban terus menolak meski diancam akan dibuang di tol.


















