Terseret Arus Banjir, 4 Warga di Kota Palangka Raya Tewas
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Banjir yang melanda wilayah Kota Palangka Raya menelan korban. Sebanyak 4 warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) tewas usai sempat hilang tenggelam terseret arus deras banjir luapan Sungai Kahayan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam laporannya yang diterima di Jakarta, Jumat (15/3/2024). “Empat korban meninggal itu terdiri atas tiga dewasa dan satu anak-anak,” katanya.
Sejauh ini, menurut Abdul Muhari, dilaporkan 4 empat jasad yang ditemukan. Sementara tim SAR gabungan Palangka Raya masih melakukan pencarian satu korban tenggelam lainnya yang diketahui merupakan anak-anak.
Meskipun dalam laporannya tidak menyebutkan secara detail terkait identitas, kapan evakuasi dan di mana jasad ditemukan, Abdul menyebutkan informasi yang diterima bahwa korban hilang tenggelam terseret arus deras banjir yang berlangsung sejak 3 pekan lalu akibat luapan Sungai Kahayan.
Hujan dengan intensitas deras dengan durasi cukup lama, kata Abdul Muhari, menyebabkan sungai meluap dan membanjiri Kota . Bahkan, hingga saat ini luapan air sungai tersebut masih menggenangi sebanyak 16 kelurahan di yang mayoritas berada di bantaran aliran Sungai Kahayan.















