Banjir dan Longsor Landa Limapuluh Kota, Dipicu Tingginya Intensitas Hujan
Akhmad Baihaqi Arsyad
PADANG, (ERAKINI) - Sejumlah wilayah pada beberapa kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir dan tanah longsor. Bencana itu dipicu tingginya intensitas hujan sejak Minggu (17/12/2023) hingga Senin (18/12/2023) pagi.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota Rahmadinol, di Padang, Senin (18/12/2023).
"Tingginya intensitas hujan sejak Minggu (17/12/2023) pukul 23.00 WIB hingga Senin (18/12/2023) pukul 10.00 WIB mengakibatkan luapan sungai di beberapa wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota," kata Rahmadinol.
Menurut Rahmadinol, terdapat 4 kecamatan yang terkena banjir yakni Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Harau, Kecamatan Gunuang Omeh, dan Kecamatan Mungka.
Untuk Kecamatan Pangkalan Koto Baru banjir terjadi di Nagari Gunuang Malintang Jorong Lubuak Omeh, yang sempat menutup jalan Pangkalan - Kapur IX.
Sementara untuk Kecamatan Harau terjadi di Nagari Tarantang, Nagari Harau, Nagari Sarilamak, dan Nagari Solok Bio-Bio. Banjir juga terjadi di Kecamatan Mungka tepatnya di Nagari Simpang Kapuak.
















