Sarif Abdillah Minta Marwah Pesantren Harus Terus Dijaga
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah menegaskan pesantren telah berabad-abad menjadi bagian penting dari sejarah dan peradaban bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, semua pihak diajak menjaga marwah pondok pesantren dan menghindari narasi bersifat stigma.
"Pesantren adalah benteng moral bangsa yang telah melahirkan generasi ulama, pemimpin, dan tokoh nasional," kata dia, Kamis (16/10/2025).
Pesantren, kata dia, tidak hanya lembaga pendidikan agama, tetapi pusat pembentukan moral, karakter, dan kemanusiaan. Menghormati dan menjaga marwah pesantren, jelas Sarif, berarti menghormati perjuangan ruhani para ulama dan guru bangsa yang telah menyalakan cahaya ilmu di tengah gelap zaman.
"Sumbangsih pondok pesantren bagi negeri ini tidak dapat disepelekan. Sejak ratusan tahun lalu, pesantren berperan besar dalam membentuk masyarakat Indonesia yang santun, taat, dan beradab," sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Tradisi pesantren, jelas Sarif, mengajarkan kesantunan santri kepada kiai. “Dari situ lahir budaya hormat anak kepada orang tua, yang kemudian berimbas pada rakyat yang berbakti kepada negaranya,” jelas pria yang akrab disapa Kakung ini.
Kakung menambahkan, menjelang Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, bangsa ini kembali diingatkan pada pentingnya menjaga martabat pesantren dan para

















