Terus Bertambah, Total Ada 55 Kasus DBD di Sumbawa
Abdul Rahman Ahdori
SUMBAWA, (ERAKINI) - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus bertambah. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Sumbawa, tercacat ada 55 kasus DBD yang telah terjadi.
Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat menjelaskan, peningkatan kasus DBD di kabupaten Sumbawa terjadi karena beberapa faktor. Antara lain curah hujan yang cukup tinggi, padat pemukiman dan kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat.
Ia melaporkan, pada awal tahun 2024 sudah terjadi 55 kasus DBD dengan rincian, 21 kasus terjadi pada Januari 2024 dan 34 kasus pada Februari 2024.
“Hingga saat ini sebanyak 55 kasus demam berdarah terjadi. Karena itu diperlukan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan bahayanya DBD terutama pada kawasan padat pemukiman dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Sebab dapat membantu mengurangi perkembangbiakan nyamuk terutama saat musim hujan seperti saat ini,” ucap Sarip, Senin (26/2/2024).
Ia menjelaskan, kasus DBD tertinggi terjadi pada rentan waktu dari Desember sampai dengan Mei. Lalu angka tertinggi DBD terjadi pada kecamatan yang padat penduduk seperti Kecamatan Sumbawa terjadi 30 kasus DBD, Kecamatan Moyo Hilir 7 kasus, Kecamatan Labuhan Badas 6 kasus, Kecamatan Empang 4 kasus, Kecamatan Unter Iwes 3 kasus, Kecamatan Moyo Utara 2 kasus.

















