Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN SMH Banten, Dr. Ali Muhtarom, M.Si, dalam kegiatan Harmonisasi Perencanaan Strategis dan Tata Kelola Kelembagaan Tahun Anggaran 2025 di salah satu hotel di Kota Serang, Banten, Kamis (6/11/2025). (Foto: UIN Banten)
SERANG, (ERAKINI) - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus memperkuat inovasi bisnis guna meningkatkan pendapatan dan kualitas layanan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus mendukung pencapaian visi kampus yang unggul dan terkemuka.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN SMH Banten, Dr. Ali Muhtarom, M.Si, mengatakan pihaknya tengah mengembangkan sejumlah inovasi bisnis, di antaranya layanan SMART Learning, klinik kesehatan dan klinik gigi, serta berbagai pengembangan strategis lainnya.
“Upaya ini sejalan dengan tiga program prioritas utama Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. KH. Muhammad Ishom, yaitu peningkatan jumlah guru besar, peningkatan jurnal bereputasi, dan akselerasi realisasi anggaran,” ujar Dr Ali dalam kegiatan Harmonisasi Perencanaan Strategis dan Tata Kelola Kelembagaan Tahun Anggaran 2025, seperti dikutip dari laman resmi UIN Banten, Jumat (7/11/2025).
Dr Ali mengungkapkan, hingga awal November 2025, tingkat penyerapan anggaran di UIN Banten baru mencapai 63,76 persen. Karena itu, pihaknya menilai perlu adanya langkah konkret untuk mendorong percepatan realisasi program sebelum tutup buku tahun anggaran.
“Penyerapan dan realisasi anggaran yang optimal menjadi bagian penting dalam memperkuat inovasi dan pelayanan universitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Senat UIN Banten, Prof. Dr. H. B. Syafuri, M.Hum, menegaskan bahwa harmonisasi tidak hanya menyangkut dokumen perencanaan, tetapi juga sumber daya manusia (SDM) di seluruh lini, mulai dari rektor hingga staf pelaksana.
“Harmonisasi itu harus ada di semua lini, mulai dari rektor sampai satpam. Dokumen perencanaan harus hidup dan menjadi pedoman. Atasan yang sukses adalah yang bisa mengangkat dan mensukseskan bawahannya,” kata Prof Syafuri.
Ia menyebut pentingnya alokasi anggaran yang proporsional bagi setiap unit kerja sesuai dengan kebutuhan dan fungsi masing-masing.
“Kemajuan UIN SMH Banten harus menjadi upaya kolektif seluruh fakultas dan unit kerja agar visi universitas yang unggul dan terkemuka dapat tercapai,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, kegiatan Harmonisasi Perencanaan Strategis dan Tata Kelola Kelembagaan Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kota Serang, Banten pada 6-8 November 2025, bertujuan untuk merumuskan upaya mewujudkan tata kelola kelembagaan yang efisien, terarah, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta daya saing UIN SMH Banten di masa mendatang.