Takbiran di Rumah jika Bersamaan Nyepi
SusiloRabu, 18 Maret 2026 | 11:14 WIB

Malam takbiran berpotensi berbarengan dengan Hari Raya Nyepi, jika Hari Raya Idulfitri 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026. Gubernur Bali I Wayan Koster melihat ada potensi konflik sosial yang perlu diantisipasi, sehingga perlu dikelola dengan baik. Untuk itu, Pemprov Bali bersama TNI/Polri dan berbagai unsur memperkuat langkah-langkah strategis dengan mengoptimalkan peran aparat keamanan dan perangkat desa adat, serta mengedepankan pendekatan dialogis dan persuasif dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di masyarakat. Hasil rapat majelis umat beragama di Bali sudah memutuskan bahwa malam takbiran dilakukan di rumah masing-masing, apabila berlangsung bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, yakni 19 Maret. Pemprov Bali melihat masih ada kemungkinan 1 Syawal jatuh pada 21 Maret, sehingga takbiran tidak bersamaan dengan Nyepi.














