Gojek Hapus GoRide Hemat, Tarif Siap–siap Naik
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Gojek resmi menghentikan program langganan GoRide Hemat bagi mitra pengemudi. Kebijakan ini berpotensi memicu penyesuaian tarif bagi pengguna layanan GoRide Hemat.
Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Hans Patuwo, mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah perusahaan menyusul penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 terkait pemangkasan potongan aplikator ojek online (ojol) maksimal menjadi 8 persen.
“Gojek akan menghentikan skema langganan untuk mitra pengemudi,” ujar Hans dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Hans menjelaskan, keputusan itu menjadi tindak lanjut hasil kajian perusahaan terhadap program GoRide Hemat yang telah diuji coba sejak November 2025 dan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia mulai Februari 2026.
Menurut dia, layanan GoRide reguler hingga kini masih menjadi pilihan utama pelanggan dibandingkan GoRide Hemat.
“Setelah berjalan tiga bulan sejak Februari 2026, kami melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi,” ujarnya.


















