Rupiah Tersungkur Awal Juni 2026, Sentuh Angka Rp17.859 Per Dolar AS
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada pembukaan perdagangan Selasa (2/6/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat, melanjutkan tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Pada awal sesi perdagangan, rupiah turun sebesar 54,50 poin atau sekitar 0,31 persen. Dengan penurunan tersebut, kurs rupiah berada di level Rp17.859 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.805 per dolar AS.
Pelemahan ini menunjukkan masih kuatnya tekanan terhadap mata uang domestik di tengah berbagai sentimen global maupun domestik yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan.
Pergerakan rupiah akan terus menjadi perhatian pelaku pasar, terutama terkait perkembangan kebijakan moneter global, kondisi ekonomi internasional, serta dinamika arus modal asing yang dapat memengaruhi stabilitas nilai tukar dalam jangka pendek maupun menengah.
















