Rupiah dan IHSG Pagi Ini Menguat Jelang BPS Merilis Data Inflasi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (3/6/2024).
Kurs rupiah yang diperdagangkan antarbank di Jakarta naik 11 poin atau 0,07 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya menjadi Rp16.242 per dolar AS.
Analis mata uang Lukman Leong mengatakann, penguatan kurs rupiah hari ini masih akan terbatas. Investor masih menantikan data inflasi Indonesia yang bakal dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini.
Inflasi Indonesia pada Mei 2024 secara month on month (mom) diperkirakan naik sekitar 0,05 persen, dan secara year on year (yoy) tetap di sekitar 3 persen.
Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp16.200 hingga Rp16.300 per dolar AS.
Sementara itu, IHSG BEI pada Senin pagi juga bergerak menguat di tengah pelaku pasar mencermati data inflasi Indonesia periode Mei 2024.
IHSG dibuka menguat 59,46 poin atau 0,85 persen ke posisi 7.030,20. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 12,33 poin atau 1,41 persen ke posisi 883,75.
Bursa saham regional Asia pagi ini juga rata-rata menguat. Indeks Nikkei menguat 374,90 poin atau 0,97 persen ke 38.862,80, Indeks Hang Seng menguat 439,00 poin atau 2,43 persen ke 18.518,13, Indeks Shanghai menguat 1,32 poin atau 0,04 persen ke 3.088,13, dan Indeks Straits Times menguat 5,70 poin atau 0,17 persen ke 3.342,30.
















