Tsumamah bin Utsal: Sahabat yang Pertama Kali Lantang Baca Talbiyah
Prof Dr KH Muhammad Ishom, M.A.,
Prof Dr H Muhammad Ishom, M.A.
Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
"Labbaika Allahumma Labbaik" Kalimat ini nyaris tak putus-putus berkumandang sebab dibaca oleh tiap-tiap peziarah di Kota Suci Makkah. Sebagaimana kita ketahui bahwa mereka yang tengah ber-ihram baik untuk menunaikan ibadah umrah maupun haji sangat disunnahkan untuk ber-talbiyah dengan suara lantang.
Tahukah, siapa yang pertamakali membaca Tarbiyah dengan suara lantang? Apakah dia adalah utusan Allah SWT? Bukan! Ternyata orang yang pertama kali membaca Tarbiyah dengan suara lantang adalah Tsumamah bin Utsal, pemimpin Bani Hanifah dari Yamamah.
Beliau meminta ijin kepada Rasulullah untuk mengerjakan ibadah umrah: "Ya Rasulullah! Aku telah duduk di atas kendaran milikmu untuk berangkat ke Mekkah". Lalu Rasulullah SAW mengijinkan.
Tsumamah pada saat memasuki kota Mekkah membaca Talbiyah dengan lantang, sampai orang-orang Quraisy menyangkanya sebagai suara Abu Sufyan. Namun ketika dilihat ternyata Tsumamah.
"Apa kamu sudah pindah keyakinan?" Tanya orang orang Quraisy. Kemudian Tsumamah menjawab tanpa ragu: "Ya! Sekarang aku mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW."
Tsumamah pada awalnya dikenal sebagai salah satu tokoh Arab yang paling keras memusuhi Rasulullah SAW. Ia tidak hanya membenci Islam, tetapi juga aktif menghasut kaumnya untuk melawan dakwah .



















