Reputasi ASEAN di Tengah Karhutla
Muhammad Syaroni Rofii
Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan telah memicu gejolak di kawasan ASEAN.
Negara tetangga Indonesia seperti Malaysia dan Singapura mengajukan protes lantaran wilayah mereka diselimuti asap.
Kalam Salan seorang anggota parlemen dari Partai Perikatan Nasional bahkan menyampaikan dalam bahasa Jawa untuk mendesak Presiden Prabowo mengangani masalah Karhutla (BBC News Indonesia, 23/10).
Selain Kalam Salan, sebelumnya, Syed Saddiq yang dulu pernah menjabat menteri pemuda Malaysia juga mendesak agar pemerintah Malaysia dan Singapura untuk mengambil sikap tegas kepada Indonesia berupa protes diplomatik. Mendorong agar Indonesia dikucilkan (BBC, 16/10).
Berbeda dengan Malaysia, pihak Singapura, melalui Perdana Menteri Lawrence Wong menyatakan akan menyelidiki perusahaan-perusahaan yang diduga memiliki kontribusi bagi kebakaran hutan melalui tangan National Environment Agency (NEA) (CNA, 17/10; CNBC, 15/10).
Mekanisme ASEAN
Mengacu data BNPB, bahwa kebakaran tahun ini terjadi sejak bulan September. Tersebar di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat (, 5/9).



















