SMAN 3 Teladan yang berlokasi di Jalan Setia Budi II Jakarta Selatan. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - SMA Negeri 3 Teladan Jakarta patut berbangga lantaran punya alumni yang sukses berkarier di berbagai bidang dari masa ke masa. Bahkan, terdapat sejumlah nama yang sudah menduduki jabatan puncak di lembaga eksekutif, yakni menteri.
SMA Negeri 3 Teladan dikenal sebagai sekolah terbaik di Jakarta. Tak heran bila sekolah yang berlokasi di Jalan Setia Budi II Jakarta Selatan ini telah melahirkan banyak lulusan sukses.
SMAN 3 Jakarta berdiri sejak 24 Oktober 1953. Namun, dalam sejarahnya SMA Negeri 3 Jakarta sudah ada sejak tahun 1950 dengan nama sekolah VHC. Awalnya sekolah ini terdiri dari 2 sekolah, yakni pagi di bawah pimpinan Hr Bruyn yang berdomisili di Jalan Diponegoro dan diberi nama SMA Istimewa.
Pada tahun 1951, kepemimpinan SMA Istimewa diserahkan kepada Ibnu Tadjie dan diberi nama SMA Negeri V ABC. Lantaran Ibnu Tadjie merangkap sebagai anggota DPRS, maka pimpinan sekolah diserahkan kepada Benyamin Prawirohatmojo, yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Ben.
Beberapa waktu kemudian SMA V ABC dipecah lagi menjadi 2, yang salah satunya adalah SMA II B yang berdomisili di Jalan Batu di Bawah pimpinan Arjo. Pada tahun 1954 SMA II B pindah ke gedung baru di Jalan Setiabudi II, yang sebetulnya sudah selesai dibangun pada tahun 1953. Atas prakarsa Inspeksi pusat dan Korps Guru SMA II B, sekolah ini kemudian dijadikan model dan contoh bagi SMA-SMA di seluruh Indonesia.
Karenanya, dalam segala hal sekolah ini mendapat fasilitas dari Insfeksi pusat, sehingga dapat mengadakan percobaan dan pratikum sendiri. Sekolah ini akhirnya diberi nama baru yaitu SMA Teladan Bagian B. Teladan bagian C terdapat di Surabaya. Pada perkembangannya, sekolah ini dikenal dengan nama SMAN 3 Teladan.
SMA 3 Teladan saat ini memiliki alumni yang sukses berkarier di berbagai bidang, termasuk menjadi menteri. Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (22/5/2024), berikut sederet alumni SMA Negeri 3 Jakarta yang pernah dan masih menduduki jabatan menteri:
1. Aburizal Bakrie
Aburizal Bakrie boleh dibilang alumni tersukses SMA Negeri 3 Teladan Jakarta. Lulus akhir tahun 1960-an, Aburizal Bakrie saaat ini menjabat Ketua Dewan Teladan Ikatan Keluarga AlumniSMA Negeri 3 Teladan Jakarta (IKA Teladan) periode 2021-2024.
Aburizal Bakrie atau akab disapa Ical, adalah pengusaha sukses Indonesia yang pernah menjabat dua kali menteri. Ia pernah menjbat Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) selama dua periode (1994-2004). Pada tahun 2004, Ical memutuskan mengakhiri karier di dunia usaha setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu.
Kemudian, pada 7 Desember 2005, setelah dilakukan penyusunan ulang kabinet, Ical diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada tahun 2009, ia pun memilih memusatkan waktu dan energinya untuk mengurus partai.
2. Adhyaksa Dault
Adhyaksa Dault menghabiskan masa sekolah di SMA Negeri 3 Jakarta pada tahun 1980-1983. Ia kemudian melanjutkan kuliah ke Universitas Trisakti, Fakultas Hukum (1984-1989).
Pria kelahiran 7 Juni 1963 ini merupakan politikus Indonesia yang menjabat Menteri Negara Pemuda dan Olahraga dalam Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Ia adalah keturunan Gorontalo dan Mandar yang menjadi menteri termuda pada saat kabinet tersebut pertama kali diumumkan.
Setelah selesai menjalankan tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Kabnet Indonesia bersatu Jilid 1 periode 2004-2009, Adhyaksa Dault mengabdikan dirinya kembali kepada dunia pendidikan dengan mengajar sebagai Dosen Program Doktor Manajemen Sumberdaya Pantai-Universitas Diponegoro, dan menjadi Kandidat Guru Besar pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Diponegoro.
3. Nila Moeloek
Pemilik nama lengkap Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek ini menjabat Menteri Kesehatan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo periode 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019. Wanita kelahiran 11 April 1949 ini juga seorang ahli oftalmologi (ilmu penyakit mata) dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI)
Nila Moeloek adalah putri pasangan perantau Minangkabau dan istri dari Faried Anfasa Moeloek, Menteri Kesehatan pada Kabinet Reformasi Pembangunan. Setelah lulus SMA Negeri 3 Teladan Jakarta, Nila menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Selain menjadi dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana, ia juga menjadi ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat (2004–2009), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami), dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) periode 2011-2016.
Nila sempat disebut-sebut menjadi calon kuat Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II setelah mengikuti proses seleksi calon menteri pada 18 Oktober 2009. Namun ia malah ditunjuk oleh Presiden SBY menjadi Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals.
4. Rahmat Gobel
Rachmat Gobel merupakan alumniSMA Negeri 3 Teladan Jakarta tahun 1081 yang menjabat Ketua Umum IKA Teladan periode 2021-2024.
Pria kelahiran 3 September 1962 ini adalah generasi kedua dari keluarga Gobel yang mengendalikan perusahaan National Gobel Group (sekarang Panasonic Gobel Group) yang didirikan oleh ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel.
Keluarga besar Gobel berasal dari Gorontalo, Sulawesi. Gobel merupakan keturunan langsung dari Sultan Ibrahim Duawulu atau dikenal dengan nama Raja Hubulo dari Kesultanan Bolango, Gorontalo yang bergelar "Ti Aulia Salihin" (Sang Aulia yang taat menjalankan syariat agama Islam).
Pada 26 Oktober 2014, Rahmat Gobel ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjabat Menteri Perdagangan hingga 12 Agustus 2015 dalam Kabinet Kerja Periode 2014-2019. Pada 1 Oktober 2019, ia dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI.
5. Gita Irawan Wirjawan
Lulusan SMA Negeri 3 Teladan Jakarta lainnya yang pernah menjabat menteri adalah Gita Irawan Wirjawan. Pria kelahiran 21 September 1965 merupakan wirausahawan, pemusik, produser, dan politikus.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (2009-2012) dan Menteri Perdagangan periode 2011-2014 dalam dalam Kabinet Indonesia Bersatu II pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2009-2014).
Gita Wirjawan memulai kariernya sebagai auditor pada firma Morrison Brown & Argiz di Miami, Florida pada tahun 1989. Ia lalu bergabung dengan Citibank di Indonesia tahun 1992.
Pada 2004-2008 Gita Wirjawan bergabung dengan JP Morgan Indonesia dan
menjabat sebagai Pejabat Perwakilan Senior dan Presiden Direktur. Setelah meninggalkan JP Morgan pada bulan April 2008, Gita Wirjawan mendirikan Ancora Group yang berfokus pada penanaman modal di Indonesia.
6. Erick Thohir
Erick Thohir menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik (BUMN) sejak 23 Oktober 2019 hingga sekarang. Sebelumnya ia pernah menjadi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia antara 2015 dan 2019 serta menjadi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).
Ia juga mengetuai Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019. Sejak 16 Februari 2023 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Sebelum menjadi menteri, Erick Thohir merupakan seorang pengusaha dan pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment. Ia pernah mengakuisisi klub sepak bola dari Italia, yaitu Inter Milan pada November 2013. Erick Thohir dipercaya sebagai presiden klub hingga 2018.
Bersamaan dengan itu, ia juga memiliki klub sepak bola dari Amerika Serikat, yaitu DC United dan juga pernah sebagai pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers. Saat ini ia bersama Anindya Bakrie memiliki saham mayoritas klub sepak bola di Inggris, yaitu Oxford United.